Inter Milan ke Final Liga Champions, Dumfries Siap Lakukan Penebusan

Denzel Dumfries, Pemain Inter Milan.

MILAN – Pemain Inter Milan, Denzel Dumfries, mau melakukan penebusan di final Liga Champions.  Inter lolos ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Barcelona dengan agregat 7-6.

Pada pertandingan leg II semifinal Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (7/5) dini hari WIB, Inter menang 4-3 atas Barcelona dalam laga sampai babak tambahan.

Inter mencatatkan dua gol pada babak pertama lewat Lautaro Martinez dan Hakan Calhanoglu. Barcelona menyamakan kedudukan dengan gol dari Eric Garcia dan Dani Olmo, lalu berbalik unggul via Raphinha.

Inter Milan memaksakan laga lanjut ke babak tambahan setelah Francesco Acerbi mengemas gol pada masa injury time. Kemenangan Inter ditentukan oleh Davide Frattesi pada menit ke-99.

Bersama Inter dua musim yang lalu, Dumfries kalah di final Liga Champions bersama Inter. Kala itu, Inter kalah 0-1 dari Manchester City. Oleh karena itu, Dumfries mau melakukan penebusan.

“Dua tahun lalu, kami kalah di laga final, kami tahu segalanya masih mungkin. Tahun ini, kami berjuang dan kami mempunyai tujuan. Kami sudah siap hadapi laga final,” kata dia menambahkan.

Dumfries sendiri mencetak catatan  bagus di Liga Champions. Ia menyamai pencapaian tiga pemain. Pada leg I semifinal, ,Dumfries mencatatkan dua gol dan satu assist. Di leg kedua Dumfries mencetak dua assist.

Dalam catatan Squawka, Dumfries menyamai pencapaian pemain Liverpool, Mohamed Salah dan Roberto Firmino, di semifinal Liga Champions pada 2018 serta Alessandro Del Piero pada semifinal Liga Champions 1998.

Hanya ada empat pemain yang mampu mencetak dua gol atau lebih dan dua assist atau lebih di semifinal Liga Champions dalam sepanjang sejarah kompetisi.

Saat melawan Barcelona di kedua leg, Dumfries tercatat mampu menang 15 duel, 12 kali melakukan sentuhan di kotak penalti lawan, menciptakan lima peluang, dan empat kali sukses melewati lawan.

Kendati merupakan pemain bertahan, Dumfries juga mencatatkan dua tembakan. Saat membantu pertahanan, Dumfries mampu melepaskan tiga tackle sukses.

“Saya sangat senang bisa membantu tim. Saya pulih dari cedera jadi itu tak mudah. Kami harus berjuang setiap laga untuk warna dari klub ini,” kata Dumfries.

Pujian untuk Inter datang dari pelatih Barcelona, Hansi Flick. Inter disebut memiliki striker yang sangat bagus. “Mereka (Inter) benar-benar tim yang sangat bagus, tim kuat yang bertahan dengan bagus, tapi mereka juga mempunyai striker yang sangat bagus,” kata Flick di BBC.

Perlu diketahui,  dalam perjalanan Inter pada musim 2024/2025, tiga gelar sempat berada dalam bidikan. Tapi kekalahan dari rival sekota, AC Milan, di ajang Coppa Italia sudah bikin asa itu sirna.

Pada ajang tersebut, Inter kalah agregat 1-4 dari Milan saat berhadapan di babak semifinal. Inter berimbang 1-1 di markas Rossoneri, lalu tunduk 0-3 di pertemuan kedua.

Sudah begitu, Inter juga sempat menjalani periode tidak mulus di Serie A. Pada bulan April lalu Nerazzurri, julukan Inter, bahkan harus menelan dua kekalahan berturut-turut di Serie A.

Hal ini berdampak negatif pada posisinya di papan klasemen Liga Italia. Saat ini Inter harus rela menempati posisi kedua di bawah Napoli.

Dengan tiga giornata tersisa di Serie A 2024/2025, Inter Milan kini pun harus berada dalam posisi mengejar rivalnya itu. Tapi, faktanya, Inter masih punya peluang di ajang itu karena cuma ketinggalan 3 poin dari Napoli. Dan sangat mungkin Inter kini akan kian termotivasi mengejar Napoli, seiring dengan keberhasilannya memastikan tiket final Liga Champions 2024/2025.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *