TASIKMALAYA, (LB)— Satlantas Polres Tasikmalaya Kota menghadirkan inovasi pelayanan baru. Lewat program “Polantas Menyapa”, petugas kini turun langsung mendampingi masyarakat yang mengurus SIM baru, perpanjangan, maupun penggantian SIM hilang.
Program ini diluncurkan sebagai upaya memangkas antrean dan meminimalkan kebingungan pemohon di ruang pelayanan. Petugas tidak hanya duduk di loket, tapi aktif menyapa, membimbing, dan menjelaskan setiap tahapan dari awal hingga SIM selesai dicetak.
“Dengan didampingi langsung, warga jadi lebih paham persyaratan dan alur. Prosesnya tidak berbelit, lebih cepat, dan tidak ada celah pungli,” kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Haga Deo Harefa, Selasa (21/7).
Ia menegaskan, “Polantas Menyapa” adalah wujud nyata komitmen Polri Presisi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan humanis.
“Kami ingin setiap pemohon SIM merasa nyaman, dilayani dengan ramah, dan mendapat informasi yang jelas. Tidak ada lagi warga yang kebingungan karena tidak tahu harus ke mana dulu,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas akan mengecek kelengkapan dokumen seperti KTP, surat keterangan sehat, dan bukti lulus ujian teori maupun praktik. Jika ada berkas yang kurang, pemohon langsung diarahkan agar bisa melengkapinya di hari yang sama.
Selain fokus pada pelayanan, Satlantas juga memanfaatkan momen ini untuk edukasi. Petugas mengingatkan pentingnya tertib administrasi berkendara.
“Membawa dan memiliki SIM yang masih berlaku adalah kewajiban setiap pengendara. Ini bukan hanya soal aturan, tapi juga bagian dari menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya,” tambah AKP Haga.
Program “Polantas Menyapa” mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pemohon mengaku terbantu karena bisa bertanya langsung dan tidak perlu bolak-balik loket.
Satlantas Polres Tasikmalaya Kota berharap inovasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri dan menjadi contoh pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. tom
