Martin Odegaard, Pemain Arsenal.
PARIS – Arsenal tumbang di tangan Paris Saint-Germain pada semifinal Liga Champions. Hasil tersebut memastikan Meriam London tanpa gelar musim ini.
Pada laga leg kedua di Parc des Princes, Kamis (8/5) dini hari WIB. Les Parisiens unggul 1-0 di babak pertama via gol Fabian Ruiz. PSG menggandakan keunggulan selepas turun minum melalui gol Achraf Hakimi. Arsenal memperkecil ketertinggalan lewat gol Bukayo Saka.
Kekalahan ini membuat Arsenal dipastikan mengakhiri musim tanpa gelar. Bukayo Saka dan kolega sebelumnya gagal total di liga dan ajang domestik.
Di Liga Inggris, Arsenal harus mengakui keunggulan Liverpool yang sudah mengunci gelar juara. The Reds menyegel titel Premier League pada pekan ke-34.
Petualangan Arsenal di Piala FA terhenti di putaran ketiga. The Gunners didepak Manchester United dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di Emirates Stadium.
Sementara itu di Carabao Cup, Arsenal gagal melaju ke final setelah dijegal Newcastle United pada babak semifinal. Arsenal kalah agregat 0-4 dari The Magpies yang pada akhirnya keluar sebagai kampiun.
Arsenal kini sudah lima musim beruntun gagal meraih gelar. Kali terakhir mereka angkat piala yakni pada 2020 saat memenangkan Piala FA.
Terkait kegagalan melawan PSG, pemain Arsenal Martin Odegaard merasa timnya mampu tampil baik di sekitar area kotak penalti tim asal Prancis itu dan menciptakan peluang emas. Namun, Gianluigi Donnarumma dapat tampil sip menjaga gawang PSG.
“Ini menyakitkan, kami ingin melakukan hal besar, pencapaian besar di liga dan Liga Champions. Kekecewaan banget, tetapi kami harus tetap kuat dan bersama. Ambil pelajaran, terima rasa sakit ini, dan gunakan itu untuk kembali lebih kuat,” kata Odegaard kepada TNT Sports.***
