Kondisi TPA Gunung Santri di Desa Kepuh Kecamatan Palimanan yang sudah overload.
CIREBON (LB)- Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan akan menyiapkan lahan baru untuk menggantikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Santri yang selama ini menjadi pusat pembuangan sampah di Kabupaten Cirebon.
Langkah tersebut menyusul desakan warga Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, yang meminta TPA Gunung Santri ditutup permanen setelah masa kontraknya berakhir pada 6 Juni 2026.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, mengatakan TPA Gunung Santri sudah tidak layak lagi digunakan karena kondisi kapasitas yang terus mengalami penumpukan selama puluhan tahun beroperasi.
“Kami dari pemerintah daerah sudah merencanakan penyediaan lahan baru. Tentunya bukan di lokasi yang sekarang karena jika melihat kondisinya sudah tidak layak dan harus dipindahkan ke tempat lain,” ujar Agus, Kamis (11/6).
Menurutnya, Pemkab Cirebon menargetkan pengadaan lahan pengganti dapat direalisasikan tahun ini. Saat ini pemerintah daerah bersama Dinas Lingkungan Hidup masih melakukan kajian terhadap sejumlah lokasi yang dinilai memenuhi syarat untuk dijadikan TPA baru.
Agus mengungkapkan, beberapa titik yang masuk dalam pembahasan berada di wilayah barat Kabupaten Cirebon. Lokasinya ada Kecamatan Palimanan dan Kecamatan Gempol.
“Luas lahan yang direncanakan sekitar lima hektare. Setelah lahan tersedia, nantinya akan dilakukan kajian lebih lanjut oleh dinas terkait mengenai pembangunan dan pengelolaan TPA baru,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemkab Cirebon mulai menyiapkan pengganti TPA Gunung Santri yang telah beroperasi sekitar 32 tahun. Selama ini, keberadaan TPA tersebut kerap dikeluhkan warga karena dianggap menimbulkan pencemaran lingkungan, bau menyengat, serta gangguan kesehatan masyarakat sekitar.
“Di sisi lain, warga Desa Kepuh tetap mendesak agar TPA Gunung Santri tidak lagi diperpanjang setelah masa kontraknya berakhir. Mereka menilai lokasi tersebut sudah melebihi kapasitas dan tidak lagi layak menjadi tempat pembuangan sampah,” ujarnya. Wabup menambahkan, Pemkab Cirebon memastikan pembahasan terkait lokasi baru akan segera dilakukan sebagai bagian dari solusi jangka panjang penanganan sampah di daerah. Sekaligus untuk mengantisipasi potensi krisis pengelolaan sampah apabila TPA Gunung Santri ditutup permanen. *
