Komisaris Utama dan Direksi PT Ecocare Indo Pasifik Tbk.
JAKARTA (LB)–PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN), emiten penyedia jasa higienitas dan pengendalian hama, menyelenggarakan Public Expose Tahunan secara luring pada Jumat (29/8/2025), di Gedung Jakarta Design Center, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Direksi Perseroan memaparkan profil Perseroan, kinerja keuangan dan operasional, hingga pemaparan strategi Perusahaan berkelanjutan.
Direktur Utama Perseroan Wincent Yunanda, menjelaskan berbagai Strategi Berkelanjutan Perseroan ke depan dalam meningkatkan value Perseroan.

“Perseroan akan terus melakukan ekspansi pasar, memperluas development produk, menjalankan program management trainee, meningkatkan training online maupun offline karyawan, komitmen yang tinggi terhadap ESG dengan penggunaan kendaraan listrik untuk proses operasional, pelaksanaan CSR hingga potensi kolaborasi cross brand untuk membuka lini usaha vertikal lain,” jelasnya.
Perseroan memperluas jaringan operasional menjadi 28 cabang representatif di seluruh Indonesia pada 2025. Jumlah ini bertambah empat cabang dibandingkan tahun lalu.
Menurut Wincent strategi ekspansi dilakukan untuk memperkuat penetrasi pasar, terutama di kota lapisan kedua dan lapisan ketiga.
Kemudian inovasi dan implementasi digitalisasi dengan meluncurkan Super Sales App, e-Pest Monitoring & Reports, dan CRM & Omnichannel System untuk peningkatkan sales, mempermudah monitoring service, dan meningkatkan komunikasi dengan pelanggan.
Untuk kinerja keuangan, Wincent menjelaskan peningkatan pendapatan usaha sebesar 11,01% dari tahun 2024 untuk lini usaha Ecocare Hygiene, +67,37% untuk lini usaha Ecocare Cleaning, dan +67,25% untuk lini usaha Ecocare Pest Control.
Kinerja keuangan yang meningkat dibandingkan 1H 2024, Pendapatan Usaha meningkat +18,12%, Laba Usaha meningkat + 23.5% dan Laba Bersih meningkat +12.6%.

Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2024 sebesar 32,5% dibagikan sebagai dividen tahunan kepada pemegang saham, dan sisanya dialokasikan untuk menambah saldo laba ditahan.
Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20%–22% pada 2025, dengan laba bersih diproyeksikan naik 15%–20% dibanding tahun sebelumnya. **
