Christian Pulisic, Pemain AS.
SEATTLE – Pemain Amerika Serikat (AS) Christian Pulisic mengatakan cara timnya mengakhiri Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tuan rumah sangat mengecewakan setelah dibantai Belgia 1-4 pada babak 16 besar di Stadion Seattle, AS, Selasa (7/7) pagi WIB.
“Sampai hari ini kami sangat bangga dengan perjalanan kami. Kami melakukan banyak hal dengan baik, tetapi cara kami mengakhiri turnamen ini tentu sangat mengecewakan,” ujar Pulisic, dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu (8/7).
Tendangan bebas Malik Tillman pada menit ke-31 sempat menjaga untuk AS setelah mereka menyamakan kedudukan dari gol Charles De Ketelaere pada menit ke-9.
Namun, skor 1-1 tak bertahan lama. De Ketelaere mencetak gol keduanya pada dua menit kemudian, sebelum pada babak kedua Belgia menambah dua gol melalui Hans Vanaken pada menit ke-57 dan Romelu Lukaku pada menit ke-90+3.
“Kami menghadapi tim yang sangat bagus dan sangat klinis di kedua kotak penalti, sementara kami tidak mampu melakukan hal yang sama. Pertandingan dimenangkan di area-area itu, dan hari ini kami tidak cukup baik,” kata Pulisic, pemain yang memainkan Piala Dunia keduanya setelah 2022.
Sementara itu, bek Chris Richards mencoba mensyukuri perjalanan timnya di Piala Dunia 2026, bahwa pencapaian mencapai babak 16 besar menjadi sebuah permulaan untuk edisi berikutnya yang lebih baik.
“Semoga ini baru permulaan bagi kelompok pemain ini dan federasi kami. Saya rasa minimal mencapai perempat final harus menjadi standar kami di masa depan. Semoga kami telah meletakkan fondasi untuk generasi berikutnya,” kata Richards.
Gugurnya AS dari babak 16 besar sekaligus membuat perempat final Piala Dunia 2026 tanpa tim tuan rumah, setelah Kanada dan Meksiko sebelumnya juga tersingkir di babak yang sama.
Sementara di babak perempat final, Belgia bertemu dengan Spanyol di Stadion Los Angeles, Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB. Spanyol sendiri sukses mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0.***
