JAKARTA(LB)-Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 di wilayah DKI Jakarta berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengapresiasi buruh yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab.
“Alhamdulillah kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan dapat dikendalikan. Kami mengapresiasi saudara-saudara buruh yang telah menyampaikan aspirasi dengan baik,” ujarnya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5) malam.
Meski begitu, polisi mendeteksi upaya penyusupan oleh kelompok tertentu.
“Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya menemukan indikasi adanya upaya kelompok tertentu untuk menciderai momen penyampaian pendapat yang damai,” jelasnya.
Sementara, itu Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, polisi melakukan deteksi dini dan pencegahan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas.
Polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk membuat kerusuhan, antara lain botol kosong, kain pemicu, bahan bakar, paku beton, ketapel, gotri, senjata tajam, alat komunikasi, sejumlah uang, serta dokumen rencana kegiatan.
Menurut Kombes Pol Iman, kelompok tersebut diduga berencana menyusup ke massa aksi, memicu kegaduhan, mengadu domba antar elemen buruh, merusak fasilitas umum, dan menyerang petugas.
Saat ini, sejumlah orang masih dimintai keterangan. Mereka sebagian besar berusia 20 hingga 35 tahun dan banyak berasal dari luar Jakarta.
“Setelah selesai memberikan keterangan, mereka akan segera kembali ke rumah masing-masing. Kami juga menghubungi pihak keluarga untuk memastikan keamanan mereka,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Budi menegaskan, pihak yang sedang didalami bukan bagian dari buruh yang menyampaikan aspirasi secara damai, melainkan kelompok yang diduga memanfaatkan momentum May Day untuk mengganggu ketertiban umum.
“Polda Metro Jaya akan terus hadir dan menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan akuntabel sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” pungkasnya. tom
