Ketum MATAKIN Xs. Budi S. Tanuwibowo dan Ibu Negara RI ke 4 Sinta Nuriyah Wahid berfoto bersama tokoh dan pejabat.
TANGERANG (LB)—Ketua Umum MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) Xs. Budi S. Tanuwibowo dan jajaran Pengurus Pusat MATAKIN menghadiri Perayaan Hari Lahir Nabi Agung Kongzi ke 2576 Kongzili, yang diselenggarakan MATAKIN Provinsi Banten dan Jawa Barat di Universitas Buddhi Dharma, Tangerang, Minggu (26/10/2025).
Ribuan umat Khonghucu dari wilayah Banten, Jakarta, Bogor dan sekitarnya turut hadir memadati ruang auditorium untuk menyaksikan perayaan yang mengambil tema ”Meneladani Kebijaksanaan Nabi Kongzi dalam membangun Karakter dan Keharmonisan”.

Tampak sejumlah tokoh dan pejabat setempat turut hadir dalam perayaan tersebut, di antaranya, Ibu Negara RI ke 4, Nyai Sinta Nuriyah Wahid, Gubernur Banten yang diwakili Asisten Daerah I, Wali Kota Tangerang, Kepala Pusbimdik Khonghucu Kemenag, Kepala Kanwil Kemenag Banten, Ketua FKUB Provinsi Banten, Ketua Umum dan jajaran pengurus Perkumpulan Boen Tek Bio dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Ketum MATAKIN, Xs. Budi S. Tanuwibowo mengatakan bahwa Nabi Kongzi merupakan tokoh penting yang dihormati semua masyarakat bangsa. Budi juga menyoroti perbedaan mendasar penganut Khonghucu di Indonesia dengan penganut Khonghucu dari negara asalnya, Tiongkok. Penganut Khonghucu di Tiongkok lebih banyak menggali pemikiran Kongzi dan diterapkan untuk menjawab persoalan zaman di masa modern, sementara di Indonesia lebih banyak ritual” Kata Ketum Budi.

Ketum MATAKIN juga menekankan, agar umat Khonghucu tidak hanya menjalani ritual/sembahyang ajaran Kongzi saja, tapi juga mulai mendalami literasi ajaran beliau dan menerapkan dalam kehidupan.
“Saya ingin menekankan utamanya kepada Umat Khongucu di Indonesia, bukan hanya menjalani ritualnya dengan khyusuk, tapi mulailah mendalami literasi dan ajaran Nabi Kongzi yang kaya agar bisa diterapkan secara luas untuk kehidupan manusia” Pesan Ketum Budi. “Literasi dan Wisdom masa lalu perlu kita pelajari, jaga dan kembangkan untuk kehidupan umat manusia di masa Depan,” ujar Budi.

Di akhir sambutan, Ketum Budi menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Perayaan Hari Lahir Nabi Agung Kongzi 2576, khususnya kepada umat Khonghucu Banten dan Jawa Barat.
“Saya mengucapkan selamat kepada Umat Khonghucu, khususnya di Banten dan Jawa Barat, yang telah menyelenggarakan acara luar biasa ini, dan kepada pengurus dan jajaran Boen Tek Bio yang telah memfasilitasi gedung ini,” kata Ketum Budi mengakhiri sambutannya.
Tak hanya diisi oleh sambutan-sambutan, acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan, diantarannya, seni tari, penyanyi, rampak tambur, dan seni drama musikal kelahiran Nabi Kongzi yang diperankan oleh siswa-siswi Sekolah Setia Bhakti Tangerang. **
