KANSAS CITY – Argentina ditantang Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026 yang dihelat di Stadion Kansas, AS, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. Argentina wajib mewaspadai Swiss.
La Albiceleste tiba di perempat final melalui comeback dramatis. Sempat tertinggal 0-2 dari Mesir hingga menit ke-78, La Albiceleste membalik keadaan melalui gol Cristian Romero, Lionel Messi dan Enzo Fernandez untuk menang 3-2 hanya dalam rentang 13 menit.
Sedangkan La Nati menempuh jalan berbeda. Tim asuhan Murat Yakin main imbang tanpa gol kontra Kolombia selama 120 menit, sebelum akhirnya menang lewat adu penalti 4-3. Gregor Kobel tampil sebagai pahlawan usai menepis eksekusi Cucho Hernandez, sementara Ruben Vargas mencetak gol penalti penentu kemenangan.
Jika menilik sejarah, Argentina jelas lebih unggul dengan koleksi tiga gelar juara dunia, termasuk saat menjuarai Piala Dunia 2022. Sementara itu, pencapaian terbaik Swiss di ajang ini baru sebatas perempat final pada edisi 1934, 1938, dan 1954.
Hanya saja pelatih Lionel Scaloni patut membenahi lini belakang timnya. Gol dari Tanjung Verde dan juga Mesir memperlihatkan mudahnya tim lawan memanfaatkan kelemahan Argentina.
“Sudah pasti kami terus melakukan evaluasi. Melawan Swiss tantangannya berbeda dan tentu lebih berat. Mereka adalah tim yang sulit dikalahkan. Yang bisa kami lakukan adalah bermain maksimal dengan performa terbaik kami,” kata Scaloni di laman FIFA.
Scaloni diprediksi menurunkan Emiliano Martinez (kiper); Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Lautaro Martinez dan Thiago Almada dengan formasi 4-3-3.
Di sisi lain, kemenangan lawan juara bertahan akan mengantarkan Swiss mencatat sejarah baru dengan lolos ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya. Namun, itu tak akan mudah karena Argentina sekarang juga datang dengan misi back-to-back juara dunia.
Jelang laga itu, pelatih Swiss Murat Yakin memberikan respek, tapi sebut Tim Tango rentan dibobol. “Kami akan menghadapi Argentina, tim juara dunia. Melawan mereka tentu tidak mudah, tetapi berdasarkan dua laga terakhirnya, mereka cukup rentan,” ungkapnya dilansir dari Sky Sports.
Swiss memang tidak seagresif Argentina dalam menyerang, tetapi mereka tampil disiplin dan efisien. Sejauh ini gawang Gregor Kobel baru bobol tiga gol sepanjang turnamen, serta dua kali mencatat clean sheet tepat sebelum perempat final nanti.
Yakin diperkirakan menurunkan Gregor Kobel (kiper); Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Remo Freuler, Granit Xhaka; Dan Ndoye, Ardon Jashari, Fabian Rieder dan Breel Embolo dengan formasi 4-2-3-1.***
