Kemenpora dan Pemkab Bogor Matangkan Pembangunan Sport Center di Rancabungur

Sekjen Kemenpora, Gunawan Suswantoro bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

CIBINONG (LB)- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Pemkab Bogor mematangkan rencana pembangunan akademi olahraga serta pusat pelatihan nasional (Sport Center) di Kecamatan Rancabungur.

Selain membangun Sprot Center, mereka juga menyikronkan dengan pembangunan jalan di Rancabungur-Leuwiliang maupun di Bojonggede-Kemang.

Sejak 2026 hingga 2028, Kemenpora pun menyiapkan anggaran Rp5 triliun untuk pembangunan Sport Center tersebut.

Sementara, untuk pembebasan lahan jalan di Rancabungur-Leuwiliang maupun di Bojonggede-Kemang, setidaknya Pemkab Bogor menganggarkan Rp100 miliar pada 2026.

Untuk pembangunan Fly Over Jalan Bomang, akan dibangun Kementerian Perhubungan pada 2027 mendatang.

“Hari ini kami bersama Bupati Bogor dan jajaran, mematangkan rencana pembangunan Sport Center di Kecamatan Rancabungur. Kemenpora total mengucurkan anggaran Rp5 triliun untuk membangun di lahan seluas 500 hektare tersebut,” ujar Sekjen Kemenpora Gunawan Suswantoro, Senin (18/5).

Gunawan menerangkan, tahun ini jajarannya membuat detail engineering design (DED) lalu pembangunan pembangunan Sport Center dilakukan sejak 2027 hingga akhir Tahun 2028.

“Kami tak hanya membangun venue, dan asrama atlet 21 cabang olahraga, tetapi juga membangun gedung SD, SMP dan SMa untuk para atlet nasional,” terang Gunawan Suswantoro.

Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan pembangunan Sport Center di Kecamatan Rancabungur itu terbilang paling besar di dunia.

Sport Center tersebut akan dibangun di lahan kebun kelapa sawit yang sudah tidak terlalu produktif.

“Pohon kelapa sawit di Rancabungur milik PT Perkebunan Nusantara sudah tua usianya dan kurang produktif, hingga Presiden Prabowo Subianti menunjuk Rancabungur sebagai lokasi Sport Center,” jelas Rudy. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *