IHSG Ditutup Melemah 41,16 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (23/1) sore, akibat kekhawatiran pelaku pasar terhadap rencana perubahan metodologi perhitungan free float oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

IHSG ditutup melemah 41,16 poin atau 0,46 persen ke posisi 8.951,00. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,51 poin atau 0,17 persen ke posisi 873,59.

Sepanjang Jumat, IHSG dibuka melemah, bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor menguat yaitu dipimpin sektor kesehatan yang naik sebesar 0,83 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur yang naik sebesar 0,12 persen.

Sedangkan, sembilan sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik paling dalam turun sebesar 2,23 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor industri yang masing-masing naik sebesar 2,17 persen dan 1,57 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu RMKO, BAIK, LPCK, TOOL dan JAST. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PTRO, ZATA, DAAZ, MPPA, dan MAHA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.319.645 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 64,15 miliar lembar saham senilai Rp32,04 triliun. Sebanyak 191 saham naik, 495 saham menurun, dan 118 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 108,70 poin atau 0,20 persen ke 53.797,60, indeks Shanghai menguat 13,58 poin atau 0,33 persen ke 4.136,16, indeks Hang Seng menguat 119,54 poin atau 0,45 persen ke 26.749,50 dan indeks Strait Times menguat 63,13 poin atau 1,31 persen ke 4.891,45.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *