Ousmane Dembele saat mencetak gol ke gawang Liverpool.
LIVERPOOL – Paris Saint-Germain (PSG) memastikan tempat di perempat final Liga Champions setelah menyingkirkan Liverpool melalui drama adu penalti dengan skor 4-1 pada pertandingan leg kedua babak 16 besar di Anfield, Rabu (12/3) dini hari WIB.
Ousmane Dembele membawa PSG menang 1-0 dalam waktu normal, menyamakan agregat menjadi 1-1. Gol Dembele menjadi yang tercepat yang pernah bersarang di Anfield dalam ajang Liga Champions sejak September 2017, ketika Liverpool menghadapi Sevilla.
Pada babak kedua, Liverpool sempat mencetak gol melalui Dominik Szoboszlai, tetapi dianulir karena offside dalam prosesnya.
Setelah skor agregat tetap 1-1 hingga perpanjangan waktu usai, laga harus ditentukan melalui adu penalti. Liverpool sempat unggul lebih dulu lewat eksekusi tenang Mohamed Salah, tetapi Gianluigi Donnarumma kemudian menjadi penentu kemenangan PSG. Dua eksekutor Liverpool, Darwin Nunez dan Curtis Jones, gagal menaklukkan Donnarumma yang dengan mudah menepis tembakan mereka.
Di sisi lain, PSG tampil sempurna dengan empat eksekutor mereka, Vitinha, Goncalo Ramos, Dembele dan Desire Doue sukses menuntaskan tugas mereka untuk membawa tim asuhan Luis Enrique melaju ke babak selanjutnya.
Enrique tidak peduli dengan cara timnya lolos ke perempat final. “Tidak masalah apakah kami layak menang. Kedua tim layak melaju (ke delapan besar). Kami tampil lebih baik di Paris dan mereka tampil lebih baik di sini. Tim saya memperlihatkan kepribadian dan karakter yang bagus di Anfield,” kata Enrique dikutip dari laman resmi UEFA.
Ia juga mengungkapkan tentang undian lalu yang mempertemukan kedua tim. “Ketika hasil undian mempertemukan Liverpool melawan Paris, kedua manajer berpikir hal yang sama: ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang bisa Anda saksikan di Eropa. Liga Champions tidak ada hubungannya dengan konsistensi. Anda harus tampil bagus pada beberapa saat tertentu,” lanjut pelatih asal Spanyol itu.
Bek merangkap kapten PSG, Marquinhos, menyebut timnya melakukan segalanya untuk dapat meraih kemenangan atas Liverpool. “Ini adalah pertandingan yang sangat berat. Kami harus bekerja keras dan itu sangat sulit, tetapi kami melakukan semua yang kami mampu untuk memenangi laga ini. Liverpool menuntut banyak hal, mereka adalah tim yang sangat kuat. Sekarang kami berada di perempat final, dan perlu bersiap untuk pertandingan sulit berikutnya,” kata Marquinhos.
Sementara manajer Liverpool Arne Slot menilai timnya bermain sempurna dan pantas mendapatkan nilai lebih. “Itu adalah pertandingan sepak bola terbaik yang pernah saya ikuti. Itu adalah penampilan yang luar biasa, terutama jika dibandingkan dengan minggu lalu. Kami menciptakan peluang dan kemudian kami tertinggal 0-1. Kami kehabisan keberuntungan setelah minggu lalu,” kata Arne Slot dikutip dari laman UEFA.
Slot menyebut semua pemain Liverpool pasti kecewa karena gagal lolos ke perempat final Liga Champions musim ini. “Untuk saat ini, semua orang seharusnya kecewa. Saya tahu para pemain ini, mereka tangguh. Mereka memiliki semua yang Anda inginkan dari sebuah pertandingan. Dari sudut pandang Liverpool, kami setidaknya menginginkan hasil imbang setelah 90 menit,” kata Slot.
Kapten Virgil van Dijk mengakui pertemuan ini memang amat sulit. “Pertandingan yang sangat intens, pertandingan sepakbola yang bagus untuk dimainkan. Kesempatannya terbuka buat Liverpool, dengan yang kami tunjukkan di Paris. Sayangnya kami tersingkir lewat adu penalti dan itu kenyataannya,” katanya kepada Amazon Prime Video.
Ia mengaku timnya sudah melakukan yang terbaik, tetapi hasilnya belum maksimal. “Kami cukup bagus dan pengin melaju sejauh mungkin, tapi kami tahu sejak saat terundi melawan PSG bahwa ini akan sangat sulit. Di Paris kami kesulitan tapi menang. Di laga ini kita melihat tim Liverpool yang sangat sangat bagus tapi tersingkir,” tandasnya.***
