Penampakan tumpukan sampah yang menggunung di bantaran Kali Bekasi, Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
BEKASI (LB)- Aroma busuk tercium dari tempat pembuangan sampah ilegal di bantaran Kali Bekasi, Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Bau tak sedap itu muncul dari tumpukan sampah bahkan menyeruak hingga permukiman warga yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi. Tumpukan sampah tersebut terdiri dari busa kasur, plastik, hingga batok kelapa. Saking banyaknya, sampah tersebut menggunung hingga mencapai sekitar 1 meter dari permukaan bantaran atas Kali Bekasi.
Di permukaan tanah sekitar lokasi, terlihat bekas jejak ban mobil. Jejak ini disinyalir berasal dari mobil yang kerap membuang sampah sembarangan di lokasi. Padahal, di lokasi tersebut sudah terpasang pagar bambu yang menjadi penanda larangan membuang sampah di bantaran Kali Bekasi.
Aktivitas pembuangan sampah di lokasi ini sempat direkam oleh warga yang diunggah di YouTube JP2 Channel. Dalam video itu, empat orang terlihat tengah menurunkan sampah dari mobil bak. Sampah tersebut kemudian dikumpulkan di bantaran bagian atas Kali Bekasi, sebagian lainnya dibuang di bibir sungai bawah.
Aktivitas pembuangan sampah liar di lokasi ini dibenarkan oleh salah satu warga, Amin (78), yang tengah mencari barang bekas di antara tumpukan sampah. Amin mengungkapkan, pembuangan sampah di lokasi tersebut sudah berlangsung sekian tahun.
Kebiasaan ini sangat meresahkan karena mencemari lingkungan warga. “Ini bukan setahun, dua tahun, sudah 10 tahun,” kata Amin, Rabu (23/4).
Lurah Kebalen, Andika, dan Kepala UPTD I Dinas Lingkungan Kabupaten Bekasi, Zulkarnaen, bersama jajaran menginspeksi lokasi tersebut.
Dari hasil inspeksi diketahui bahwa sampah tersebut berasal dari salah satu perumahan di Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Pihaknya pun akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi untuk melayangkan surat keberatan ke Kelurahan Teluk Pucung.
“Nanti koordinasinya bareng-bareng sama DLH juga, kita bersurat,” kata Andika. Andika juga mengatakan, sampah tersebut akan segera diangkut agar lingkungan di bantaran Kali Bekasi kembali ke kondisi aslinya. “Besok kita akan melaksanakan pengangkutan sampah liar berdasarkan kesepakatan bersama,” tambah dia. *
