Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.
JAKARTA (LB)- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur kembali mengaktifkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas setelah melakukan penertiban dan relokasi warga yang sebelumnya bermukim di kawasan tersebut.
“Untuk TPU Kebon Nanas, setelah kemarin kita lakukan pemindahan penghuninya ke rusun, kemudian bangunannya kita ratakan, sekarang sudah bisa difungsikan,” kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Senin (9/2).
Menurut dia, penertiban dan relokasi tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan sesuai dengan peruntukannya sebagai area pemakaman.
Munjirin menyebutkan pengaktifan kembali TPU Kebon Nanas merupakan bagian dari upaya penataan wilayah dan optimalisasi aset daerah.
Sebelum difungsikan kembali, Pemkot Jakarta Timur terlebih dahulu memindahkan warga yang tinggal di lokasi tersebut ke rumah susun.
Setelah proses relokasi selesai, bangunan-bangunan yang berdiri di atas lahan TPU itu diratakan. Penataan ini membuat area pemakaman menjadi lebih luas dan tertata dibandingkan sebelumnya.
Tidak membutuhkan waktu lama, setelah relokasi warga dan penataan dilakukan, TPU Kebon Nanas langsung kembali dimanfaatkan untuk pelayanan pemakaman masyarakat.
Sejak kembali difungsikan, lokasi tersebut telah digunakan untuk memakamkan sejumlah jenazah.
“Sekarang sudah ada 10 jenazah yang dimakamkan di lokasi tersebut, Alhamdulillah,” ungkap Munjirin.
Selain itu, dia mengatakan TPU Kebon Nanas sudah mulai digunakan sejak sekitar dua hingga tiga pekan lalu, tidak lama setelah proses perataan lahan rampung.
Dia pun berharap pengaktifan kembali TPU Kebon Nanas dapat membantu mengatasi persoalan keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta Timur. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari program penataan kota agar kawasan-kawasan strategis dapat digunakan sesuai fungsi awalnya. *
