Selebrasi pemain Jerman saat mengalahkan Slovakia.
LEIPZIG – Timnas Jerman berhasil membabat Slovakia dengan skor 6-0 pada matchday terakhir Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, di Red Bull Arena, Selasa (18/11) dini hari WIB. Die Mannschaft pun mengunci tiket ke Piala Dunia.
Kemenangan Jerman ditentukan lewat gol yang dicetak oleh Nick Woltemade, Serge Gnarby, Leroy Sane (2), Ridle Baku dan Assan Ouedraogo.
Jerman pun menempati peringkat pertama klasemen akhir grup dengan 15 poin dari enam pertandingan. Di sisi lain, kekalahan membuat Slovakia harus puas berada di posisi kedua. Slovakia masih memiliki peluang untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 dengan bertarung di babak play-off.
Pelatih Timnas Jerman Julian Nagelsmann menyebut tim asuhannya layak lolos. Pasalnya Tim Panzer tampil luar biasa. “Rasanya sangat menyenangkan dan suasana di ruang ganti sekarang juga sangat baik. Memang pantas, permainan brilian dari tim kami, dengan banyak tekanan. Bahkan di sepuluh menit pertama, saya merasa kami bisa mencetak gol. Mungkin agak terlalu lama, tapi kemudian kami mencetak gol-gol brilian,” kata Nagelsmann dikutip dari DFB.
Nagelsmann menjelaskan jika permainan yang diperagakan oleh Jerman sesuai dengan yang ia inginkan dan semua anak asuhnya bisa memberikan kontribusi positif pada laga ini.
“Saat ini tidak mudah karena kami akan libur empat bulan. Kami akan bertemu lagi pada Maret. Tapi kami selalu berhubungan dengan klub-klub, kami punya banyak pelatih hebat di klub-klub. Mereka juga sangat ingin pertandingan-pertandingan bagus dan menjaga para pemain tetap sehat dan bugar. Saat kami bertemu lagi pada Maret, kami harus memikirkan hari ini dan apa yang mungkin terjadi,” jelas Nagelsmann.
Ia begitu terkesan dengan performa gelandang muda Assan Ouedraogo. “Dia sempat mengalami cedera yang begitu menyulitkan perjalanannya, saya berharap hal tersebut tidak terjadi dengan pemain lain. Tapi terus berjuang keras untuk bisa bangkit merupakan sebuah perjalanan karir. Dia cepat dan bermain sangat baik di posisinya sebagai box to box,” urai Nagelsmann.
Pemain RB Leipzig tersebut memang telah memikat Nagelsmann yang membutuhkan regenerasi di lini tengah setelah kehilangan sejumlah pemain senior seperti Toni Kroos.
Ouedraogo sayangnya tidak segera mendapatkan panggilan untuk masuk dalam skuad jawara dunia empat kali tersebut karena cedera. Pemain berusia 19 tahun yang membawa juara Jerman di Piala Dunia U-17 Indonesia 2023 itu, akhirnya mendapatkan kesempatan debut pada November ini.
Lalu performa Florian Wirtz juga disorot. Ia boleh jadi belum menemukan performa terbaiknya di Liverpool. Namun, cerita berbeda dipersembahkannya bersama Timnas Jerman. Saat melawan Slovakia, ia menyumbang dua assist untuk brace Leroy Sane.
Wirtz mendapat rating 9,3 atas performa gemilangnya itu. Ia mampu membuat 3 peluang emas, 6 operan kunci, serta mencatatkan 94 persen akurasi umpan.
Nagelsmann sendiri tak pernah meragukan kualitas Wirtz. Dia sebelumnya menuding Wirtz kesulitan di Liverpool karena situasi klub yang menyulitkan sang pemain.
Lalu Nick Woltemade juga semakin membuktikan ketajamannya bersama Die Manschaft. Satu gol ini mempertajam catatan impresifnya bersama Jerman belakangan ini. Woltemade sudah bikin empat gol dari tiga pertandingan termasuk dua gol ke gawang Luksemburg tiga hari lalu.
Satu gol lagi dibuat Woltemade saat menentukan kemenangan 1-0 di kandang Republik Irlandia 14 Oktober. Itu artinya Woltemade berperan membuka keran gol Jerman di tiga pertandingan terakhirnya.
Sejak debut 4 Juni menghadapi Portugal di Semifinal Nations League, Woltemade sudah bikin empat gol dari delapan caps atau rataan satu gol per dua pertandingan. Jika ditotal dengan gol-golnya di Newcastle United musim ini, Woltemade sudah memberikan 10 gol.
“Dari awal hingga akhir, kami tidak memberikan ruang sama sekali di pertahanan dan tampil kreatif. Saya harap orang-orang terhibur melihat kami. Menyenangkan bermain untuk Timnas Jerman. Kini kami sudah lolos ke Piala Dunia,” ujar Woltemade di Reuters. Sementara pelatih Slovakia Francesco Calzona mengakui keunggulan Jerman.
“Pertandingan yang sulit. Sulit bagi kami untuk mengimbangi tim seperti mereka. Saya senang dengan kemajuan yang telah kami buat sejauh ini. Sayang sekali skornya sangat tak imbang, tetapi apa pun yang terjadi, ya sudahlah. Kekalahan adalah bagian dari permainan. Kami harus siap menghadapi kemunduran melawan lawan selevel ini. Kami punya beberapa bulan untuk bangkit dan pada bulan Maret kami akan siap untuk babak playoff,” kata Calzona di laman UEFA.***
