Anggota Polsek Sayung saat memburu monyet liar di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
DEMAK (LB)- Monyet liar meneror warga Dukuh Bedono, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Seekor monyet dilaporkan menyerang seorang bayi berusia empat bulan hingga mengalami luka serius di bagian kepala.
Korban bernama Areta Arghina Permatasari digigit monyet saat sedang tidur di kamarnya pada Senin (2/2). Akibat serangan tersebut, bayi berusia empat bulan itu mengalami luka robek di kepala dan harus menjalani operasi.
Kapolsek Sayung, AKP Suprapto, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyebut korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kejadiannya Senin, kita dapat laporan kemarin terus kita datangi TKP,” ujar Suprapto, melalui sambungan telepon, Rabu (4/2).
Suprapto menjelaskan, insiden bermula saat korban sedang tidur di dalam kamar, sementara sang ibu berada di dapur untuk memasak. “Kejadian itu saat anak Areta sedang tidur, ibunya itu memasak, pas lihat monyet diteriaki lah,” jelasnya.
Setelah mengalami serangan, korban langsung mendapatkan perawatan intensif dan menjalani operasi akibat luka robek di bagian kepala.
“Anak dilarikan ke rumah sakit dioperasi karena robek di kepala. Sekarang kondisinya berangsur membaik, dalam perawatan,” ungkap Suprapto.
Monyet Diburu
Menurut Suprapto, upaya penangkapan monyet telah dilakukan sejak Selasa. Petugas sempat memancing monyet keluar menggunakan pisang, namun upaya tersebut belum berhasil.
“Kemarin kita di TKP sudah berusaha memancing dengan pisang keluar, tapi kabur lagi,” katanya.
Monyet tersebut kembali melarikan diri ke kawasan hutan mangrove di sekitar wilayah Dukuh Bedono.
Saat ini, Polsek Sayung bersama relawan masih melakukan upaya pencarian dan pemburuan terhadap monyet liar tersebut.
Petugas berencana melumpuhkan monyet menggunakan senapan peluru karet demi mencegah kejadian serupa terulang. “Ya kita bahasanya ingin melumpuhkan dengan peluru karet, karena sudah kejadian seperti itu (menyerang warga),” kata Suprapto. Suprapto mengimbau warga agar selalu waspada terhadap keberadaan hewan liar, menjaga anak-anak, serta memastikan rumah dalam kondisi tertutup untuk menghindari masuknya monyet ke dalam permukiman. *
