Tanaman padi usia 14 hari setelah tanam di Blok Sentral Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, teraliri air melalui penggunaan pompa air saat musim kemarau.
LEBAK (LB)- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Banten, menyalurkan bantuan sebanyak 43 unit pompa air untuk kelompok tani guna mengantisipasi kekeringan akibat kemarau di daerahnya.
“Kita berharap bantuan pompa air itu agar petani menghasilkan produksi pangan saat musim kemarau,” kata Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dodi Hermawan di Lebak, Banten, Jumat (3/7).
Penyaluran pompa air bantuan dari Kementerian Pertanian juga pemerintah daerah dan provinsi untuk ketersediaan pasokan air saat musim kemarau, sehingga tidak menimbulkan gagal panen.
Saat ini, luas sawah baku 52.000 hektare di Kabupaten Lebak dan sebagian besar sawah tadah hujan yang mengandalkan curah hujan tinggi.
Oleh karenanya, pihaknya menyalurkan bantuan pompa air agar tanaman padi bisa terselamatkan saat kekeringan akibat kemarau itu.
”Kita terus mengejar produksi pangan yang ditargetkan sekitar 1.000 ton gabah kering pungut (GKP) guna memenuhi ketersediaan pangan masyarakat serta peningkatan ekonomi petani,” katanya menjelaskan.
Menurut dia, kekeringan areal persawahan di Kabupaten Lebak Juni-Juli 2026 masih tertangani dan belum menerima laporan gagal panen.
Selain itu juga di beberapa lokasi para petani masih melakukan gerakan percepatan tanam menggunakan pompa air dengan menyedot air permukaan sungai.
Sebab, pompa air bantuan pemerintah itu jumlahnya ribuan unit dan masih dipergunakan bila terjadi musim kemarau.
“Kami mengapresiasi produksi pangan di sini tetap terjaga, meski musim kemarau berdasarkan pengalaman melalui pompanisasi itu,” kata Dodi.
Sementara itu, sejumlah petani di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mengatakan bahwa mereka tetap melakukan gerakan percepatan tanam karena persediaan pompa bantuan terpenuhi untuk menyedot air permukaan. “Kita pada Juni 2026 lalu tanam seluas 40 hektare dan kini menggunakan pompa air bantuan untuk mengaliri tanaman padi agar tumbuh dan menghasilkan panen,” kata Ahmad, petani Desa Malabar, Kabupaten Lebak. *
