Sinar Matahari Pagi, Rahasia Otak Sehat!

JAKARTA(LB) — Bangun pagi dan menikmati sinar matahari dinilai memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan. Kebiasaan sederhana ini disebut dapat membantu meningkatkan kondisi fisik, mental, serta keseimbangan energi tubuh sepanjang hari.

Dokter sekaligus ahli bedah jantung, dr Jeremy London, mengungkapkan paparan sinar matahari pagi membantu mengatur ulang ritme sirkadian tubuh atau jam biologis tubuh. Sinar matahari pagi memberi sinyal pada otak bahwa saatnya untuk bangun dan menjadi lebih waspada.

“Sinar matahari pagi tidak hanya memicu rangkaian sinyal kapan harus bangun, tetapi juga menentukan waktu pelepasan hormon melatonin di malam hari agar tubuh mudah tidur,” kata dr London dilansir laman Hindustan Times, Rabu (15/4).

la juga mengatakan paparan sinar matahari pagi bisa bermanfaat bagi kesehatan mental. Pasalnya, sinar matahari pagi membantu menyeimbangkan hormon penting seperti serotonin dan kortisol.

Keseimbangan hormon tersebut kemudian bisa membantu menjaga suasana hati tetap stabil, meningkatkan energi, serta membuat tubuh terasa lebih konsisten dan tidak mudah lelah sepanjang hari. 

“Keluar di pagi hari adalah salah satu hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk kesehatan mental, metabolisme, dan suasana hati. Karena meningkatkan serotonin, mengatur kortisol, dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari,” kata dr London.

Selain manfaat biologis, dr London juga menyoroti aspek gaya hidup dari kebiasaan ini. Bangun lebih pagi dan menghabiskan waktu di luar ruangan memberikan kesempatan untuk memulai hari dengan lebih tenang dan sadar.

Alih-alih langsung terburu-buru, kata dr London, seseorang dapat menikmati suasana pagi, mengamati lingkungan sekitar, serta mengambil waktu sejenak untuk bernapas dan menenangkan pikiran sebelum aktivitas harian dimulai. 

“Saya paham mungkin bagi sebagian orang, pagi itu jadi waktu tersibuk. Tetapi bahkan keluarga beberapa kali dalam sepekan untuk mendapatkan sinar matahari saja sudah dapat memberikan manfaat yang berarti bagi tubuh dan pikiran,” ujar dr London.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *