Pilar Saga Proyek MRT Lebak Bulus-Serpong Sudah Masuk RPJMN

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan , Pilar Saga Ichsan.

TANGSEL (LB)- Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan mengatakan, rencana perpanjangan jalur Mass Rapid Transit (MRT) dari Lebak Bulus menuju Serpong telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Sekarang sudah masuk RPJMN, artinya ini sudah masuk perencanaan Bappenas, sudah ditetapkan, sudah disahkan,” ujar Pilar saat ditemui di Pondok Aren, Tangsel, Jumat (21/3).

Perpanjangan jalur MRT dari Jakarta hingga Serpong merupakan aspirasi lama warga Tangsel yang menginginkan akses transportasi massal yang lebih baik.

Tidak hanya itu, bahkan Gubernur Banten, Andra Soni juga meminta adanya transportasi MRT yang beroperasi hingga wilayah Serpong, Tangsel. “Memang MRT ini sudah cukup lama jadi keinginan kita agar rute Lebak Bulus-Serpong bisa terwujud dan Alhamdulillah, Pak Gubernur menyambut baik untuk bisa dilanjutkan,” kata dia.

Saat ini, PT MRT Jakarta sedang melakukan studi kelayakan (feasibility study) untuk menentukan trase jalur yang akan dibangun.

“PT MRT juga sudah melakukan tahun ini feasibility study terkait terasenya, mau pakai trase yang mana. Jadi, mudah-mudahan bisa segera diwujudkan,” jelas dia.

Sebelumnya, Gubernur Banten, Andra Soni meminta MRT diperpanjang dari Lebak Bulus, Jakarta, ke Serpong, Tangsel. “Saya tertarik dengan pengembangan konektivitas antara daerah aglomerasi. Saya bayangkan ada MRT lanjutan dari Lebak Bulus sampai ke Serpong,” kata Andra kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Senin (17/3) lalu.

Andra mengaku sudah mengetahui adanya rencana MRT masuk ke wilayah Serpong.

Rencana tersebut dinilai Andra sangat baik, karena akan mempermudah akses masyarakat Banten ke wilayah Jabodebek. “Saya lihat ada dokumen persiapan studi terkait MRT atau LRT, itu penting bagi Banten,” ujar Andra. Sementara itu, untuk merealisasikannya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo meminta ada dukungan dari perusahaan yang ada di Tangsel.

“Kami berharap ada dukungan dari pengembang seperti Sinar Mas, terutama perusahaan (lokasi) yang rencana dilewati MRT,” ujar dia. Untuk peta perlintasan MRT, lanjut Tri, sudah dibuatkan gambarnya. Namun, untuk lokasi stasiun MRT akan lebih dahulu dibahas oleh Kemenhub, PT MRT Jakarta, Pemkot Tangsel, dan pihak swasta. “Tanggal 26 Maret 2025 kita mau rapat lagi membahas rencana ini di Stasiun MRT Lebak Bulus,” tandas dia. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *