Performa Pulisic Menurun

Christian Pulisic, Pemain AC Milan.

MILAN – Laju AC Milan tersendat sehingga kini tertinggal jauh dari Inter Milan. Menurunnya performa Christian Pulisic bisa jadi salah satu alasannya.

Milan gagal menjaga jarak dengan Inter di puncak klasemen Serie A setelah takluk 0-1 dari Parma di San Siro, Senin (23/2) dini hari WIB. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu kini tertinggal 10 poin dari Inter.

Serie A masih tersisa 12 pekan dan apa pun bisa terjadi, mengingat Inter pun kehilangan gelar juara musim lalu saat unggul delapan poin dari Napoli di bulan April.

Namun, melihat performa Milan belakangan ini, terutama di lini serang, mengejar Inter bukan pekerjaan mudah. Milan baru bikin 41 gol, hampir berselisih 20 gol dari Inter.

Mereka tidak pernah menang dengan mencetak lebih dari tiga gol musim ini. Bahkan sedari pergantian tahun, mereka cuma dua kali membuat tiga gol yakni saat menang 3-1 di kandang Como dan 3-0 di kandang Bologna.

Hanya total 14 gol dari 10 laga dalam kurun waktu itu tentu bukan statistik yang bagus. Salah satu alasannya mungkin karena Pulisic lagi jeblok performanya.

Pulisic yang sempat oke di awal musim dengan delapan gol dan dua assist dari 11 laga awal, kini sudah dua bulan tanpa menjebol gawang lawan. Gol terakhir dibuat pada 28 Desember saat menang 3-0 atas Verona.

Cedera hamstring membuat Pulisic harus bolak-balik ruang perawatan. Sementara Rafael Leao juga setali tiga uang karena baru bikin delapan gol di Serie A.

Para pemain depan lain seperti Santiago Gimenez, Christopher Nkunku dan Nicolas Fullkrug juga kesulitan. Gimenez dan Fullkrug baru bikin satu gol di seluruh ajang.

Kini Milan juga kehilangan  gelandang Ruben Loftus-Cheek. Ia  harus menepi dari lapangan hijau untuk sementara waktu setelah menjalani operasi patah tulang rahang yang ia derita dalam laga melawan Parma.

Pada laga itu, Loftus-Cheek bertabrakan dengan kiper Parma Edoardo Corvi saat laga baru berjalan 11 menit. Ia harus ditandu keluar lapangan dan memakai penyangga leher. Jika demikian adanya, maka Milan bisa saja lebih cepat mengucapkan selamat kepada rival sekotanya, Inter.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *