Foto Bersama tim penilai, dengan kepala Panti, ketua Yayasan serta jajaran pengurus.
BOGOR (LB)- Panti Wreda Salam Sejahtera (PWSS) dipercaya mewakili Kota Bogor dalam lokus penilaian Kota Sehat Nasional 2025. Kepercayaan ini, merupakan anugerah dan merupakan momen bersejarah, sejak Panti ini berdiri pada tahun 1996 dan diresmikan pada tahun 1997.
Dalam peninjauan langsung pada Selasa, 16 September 2025 lalu, Tim Penilai Verifikator Kota Sehat Nasional yang terdiri dari : Ketua Tim Penilai, Ely Setyawati S.K.M M.K.M, Administrator Kesehatan Ahli Madya, Kementerian Kesehatan RI didampingi Ibu Binoro Putrka SE – Pranata Humas Ahli Pertama, Direktorat Sarana Transportasi Jalan, Kementerian Perhubungan RI-Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Tim Pembina Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Sementara dari Pemerintah Kota Bogor, H. Denny Mulyadi, S.E-Sekretaris Daerah Kota Bogor, Iceu Pujiati, S.H., M.M- Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bogor, Rudy Mashudi, S.T., M.P. – Kesehatan Kota Bogor, Atep Budiman, S.STP- Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, H. Bayu Syahriar, S.STP, M.Si.-Kabag Kesejahteraan Rakyat Kota Bogor, dan Ir. Deni Mulyana, M.Kes.- Ketua Forum Kota Sehat.

Tim penilai mendapatkan penjelasan dari Serihana Hartawan aktivitas penghuni.
Kedatangan tim penilai disambut langsung oleh Kepala Panti, Serihana Hartawan, ketua Yayasan Kasih Mulia Sejahtera; Hartawan, didampingi Ketua Pengawas: Djoko Wiharjo, Wakil Ketua: Emir Zarry, Marwan, Kenny Kusumo, Kurnia Kiswoto, serta Sekretaris Yayasan Ulung Rusman.
Serihana Hartawan selaku Kepala Harian PWSS menyampaikan: “Kepercayaan ini adalah anugerah dan motivasi bagi PWSS. Karena PWSS bukan sekadar tempat tinggal, tapi rumah kasih, tempat para lansia merasa dihargai, dicintai, dan dimuliakan. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan Kota Bogor menuju kota yang sehat dan penuh kepedulian,” ungkapnya.
Rombongan selama berkeliling panti, mendapat penjelasan langsung dari Ketua Yayasan Hartawan, Ketua Penasehat Djoko Wihardjo, Didampingi Wakil Ketua Emir Zarry, Marwan, Kenny Kusumo, Kurnia Kiswoto serta Sekretaris Bapak Ulung Rusman; yang menguraikan mengenai berbagai program pelayanan dan inovasi lingkungan, serta menegaskan komitmen Yayasan untuk terus meningkatkan kualitas hidup lansia.

Tim penilai berdialog dengan salah satu penghuni yang beraktivitas.
Di hadapan tim penilai, Ketua Pengawas, Djoko Wiharjo, menambahkan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkesinambungan agar pelayanan di PWSS tetap profesional, transparan, dan akuntabel, serta welas asih bagi penghuni dan keluarga.
Sekretaris Yayasan, Ulung Rusman, turut juga menyampaikan bahwa seluruh jajaran Yayasan akan terus bersinergi dengan pemerintah, komunitas, dan mitra, agar PWSS benar-benar menjadi rumah kasih yang penuh makna bagi para lansia.
Suasana kunjungan berlangsung hangat, seluruh tim yayasan, pengurus, serta pihak yang hadir berbaur, berdialog, dan memeberikan pesan yang melengkapi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan. Ini menegaskan bahwa keberhasilan PWSS adalah hasil kerja sama semua pihak.

Kepala Panti Serihana Hartawan memberikan buku tentang Panti kepada ibu Ely Setyawati dari Kemenkes.
Para tamu penilai diajak menyaksikan langsung berbagai fasilitas & aktivitas harian Opa Oma, di antaranya: Ruang pertemuan keluarga, kios, salon, & perpustakaan, Ruang obat, ruang praktik dokter, & klinik – layanan terapi ten’s, terapi ultrason, sinar infra merah, refleksi
Blok A terbaru dengan kamar ber-AC & ruang terapi, Ruang aktivitas lansia – senam, pilates, gowes sepeda statis, refleksi dengan beberapa alat. Tempat ibadah (kapel, mushola, cetya), Taman hijau & inovasi lingkungan: hidroponik, sayur organik, apotik hidup (herbal), biopori dari sisa makanan, serta eco enzym dari kulit buah

Bangunan Gedung Panti Wreda Salam Sejahtera.
Di ahir peninjauan, Ketua tim Ely Setyawati, menyampaikan pesan sekaligus testimoni bagi Panti Wreda, khususnya Yayasan Kasih Mulia Sejahtera. “Kami harap PWSS bisa memberikan motivasi buat para warga bisa tetap sehat dan tetap bugar dan produktif, dan selanjutnya panti ini bisa memberikan percontohan bagi semuanya. Agar kota atau daerah-daerah lain bisa memberikan semangat untuk bisa mewujudkan semua para lansia adalah tetap sehat,” ujarnya.
Serihana Hartawan, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih: “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua yang dicapai PWSS adalah berkat dukungan pemerintah, yayasan, komunitas, relawan, dan mitra. Terima kasih untuk kebersamaan ini. Semoga PWSS selalu menjadi rumah kasih, kebersamaan, dan sejahtera bagi para lansia,” imbuhnya.
Dengan kebersamaan dan sinergi, PWSS siap terus melangkah menjadi teladan pelayanan lansia di Kota Bogor dan Indonesia. shb
