Carlo Ancelotti, Pelatih Brasil.
NEW YORK – Brasil meraih hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026. Walau demikian, Federasi Sepakbola Brasil (CBF) mengonfirmasi, pelatih Carlo Ancelotti tetap akan dipertahankan.
Selecao gagal memenuhi ekspektasi usai terhenti di babak 16 besar. Menghadapi Norwegia, Brasil dipaksa mengakui keunggulan lawan usai kalah dengan skor 1-2.
Hasil itu adalah laju terburuk Brasil di Piala Dunia dalam sembilan edisi terakhir, sejak kandas di fase serupa pada 1990. Tak ayal, seluruh skuad tim Samba dihujat termasuk muncul desakan agar Ancelotti diberhentikan.
Ancelotti masih memiliki sisa kontrak empat tahun dengan Brasil, alias sampai akhir Piala Dunia 2030. Direktur CBF Rodrigo Caetano menegaskan, Ancelotti akan tetap akan melanjutkan tugasnya.
“Dia adalah manajer kami dan akan tetap menjadi manajer kami selama siklus ini. Salah satu alasan utama kegagalan kami di Piala Dunia ini adalah karena tidak memiliki bimbingan yang tepat dan stabil dalam jangka panjang yang akan mempersiapkan tim nasional kami sebagaimana mestinya untuk Piala Dunia, dan kami tidak boleh membuat kesalahan yang sama lagi,” kata Caetano dilansir dari Reuters
Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih Brasil menggantikan Dorival Junior pada Mei 2025. Ancelotti sudah memimpin 17 pertandingan di semua kompetisi dengan rekor 10 kemenangan, tiga imbang dan empat kekalahan. Ancelotti sendiri masih menyinggung tentang kehebataan Erling Haaland yang mencetak dua gol ke gawang Brasil.
Ia menilai striker berusia 25 tahun itu pintar dalam hal timing atau pemilihan waktu. “Dia tidak membuang energi dengan mengejar setiap bola atau bergelut dengan bek selama 90 menit. Dia mempelajari mereka, dia menunggu, dia paham betul kapan bek kehilangan konsentrasi,” ujar Ancelotti seperti dilansir Al Jazeera.***
