Napoli Sudah Lampaui Target dan Kini Fokus Kejar Scudetto

Aksi Scott McTominay di depan gawang Monza.

MONZA – Napoli mengalahkan tuan rumah Monza 1-0 dalam lanjutan Liga Italia yang berlangsung di U-Power Stadium, Sabtu (19/4) malam WIB.   Kemenangan Partenopei diraih dengan susah payah.

Pertandingan minim peluang selama berjalan 10 menit. Percobaan pertama Napoli yang mengarah ke gawang terjadi di menit ke-16. Scott McTominay melepaskan tembakan bebas dan arah bola masih bisa dibendung kiper Stafano Turati.

Giliran Rafa Marin yang mengancam Monza. Dia melepaskan tembakan dari luar kotak penalti di menit ke-26 namun bisa diantisipasi Turati. Sampai turun minum, belum ada gol yang tercipta.

Napoli juga masih buntu selama babak kedua berjalan 20 menit. Pasukan Antonio Conte itu sangat susah membongkar pertahanan dan melepaskan tembakan.

Namun kebuntuan apoli pecah pada menit ke-73. McTominay berhasil membawa Napoli memimpin 1-0 lewat sundulan.

Napoli pun untuk sementara ada di posisi kedua dengan 71 poin dari 33 laga.  Sementara Monza ada di dasar klasemen dengan nilai 15.

Conte pun mengaku gembira dengan hasil ini. “Kita harus tetap percaya dan juga sedikit beruntung. Sayangnya, keberuntungan tidak berpihak pada kami sejak Januari. Kami tetap percaya, karena para pemain luar biasa dalam situasi sulit dan kami membangun fondasi yang kokoh melalui kesulitan-kesulitan itu,”  kata Conte dikutip dari Football Italia.

Conte sendiri menyebut Napoli sudah melampaui target dengan menjaga persaingan memperebutkan scudetto. Bagaimana tidak, Napoli mengakhiri kompetisi musim lalu dengan menduduki peringkat 10. Hasil yang mengecewakan karena sebelumnya I Partenopei meraih titel Liga Italia untuk kali pertama setelah puasa trofi selama 33 tahun.

“Kami bertarung untuk sesuatu yang sesungguhnya tidak terbayangkan sama sekali dan memang bukan menjadi harapan kami. Di awal musim, siapa yang berani mengatakan bila Napoli akan bersaing dengan Inter memperebutkan posisi pertama? Ternyata kami sudah melampaui target,”  kata Conte lagi.

Conte kian merasa puas karena Napoli akhirnya meraih kemenangan pertama di kandang lawan sejak pertengahan Januari 2025. Saat itu mereka menang 3-2 atas Atalanta.

Kini, Conte berharap tim mampu menjaga perfoma saat menyelesaikan kompetisi. Mereka diuntungkan karena Inter masih harus membagi fokus di Liga Champions dan Coppa Italia.

“Kami pernah menghadapi masa sulit. Namun dalam situasi sulit, kami bisa menciptakan pondasi yang penting dan kuat,” ujar pelatih yang pernah menangani Chelsea dan Tottenham Hotspur ini.

Khusus untuk  McTominay, ia menjadi salah satu pembelian terbaik Napoli di musim ini. Dia menjadi gelandang pemecah kebuntuan untuk tim kota Naples itu.

Mantan pemain Manchester United itu menjadi salah satu gelandang paling subur kedua di Liga Italia musim ini. McTominay mencetak sembilan gol, cuma kalah satu gol dari Tijjani Reijnders yang merupakan gelandang AC Milan.

Catatan Opta menyebutkan, McTominay adalah gelandang yang paling banyak memecah kebuntuan di Serie A musim ini. Pemain asal Skotlandia itu enam kali mencetak gol saat skor masih 0-0.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *