Misi Berat Indonesia Menghadapi Australia

Sejumlah pemain Timnas Indonesia siap melawan Australia.

SYDNEY – Timnas Indonesia menantang tuan rumah Australia dalam matchday ketujuh Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang berlangsung di Sydney Football Stadium, Sydney, Kamis (20/3) sore WIB.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, percaya dengan kualitas  skuadnya.

“Kami datang ke sini (Australia) untuk mendapatkan hasil yang baik, dan hasil yang baik berarti kemenangan,” ujar Kluivert  di sela-sela melakukan persiapan, Selasa (18/3) malam WIB dinukil dari laman PSSI.

Kluivert sebenarnya memanggil 30 pemain untuk menghadapi Australia, tetapi tiga nama terpaksa absen. Egy Maulana Vikri tidak dibawa ke Australia karena belum pulih dari cedera. Sementara, Ragnar Oratmangoen dan Justin Hubner sedang dalam akumulasi kartu. Namun Oratmangoen dan Hubner tetap diboyong ke Negeri Kanguru untuk berlatih bersama..

Kabar baiknya, Timnas Indonesia mempunyai empat pemain naturalisasi baru yang bermain di Eropa. Keempatnya adalah Ole Romeny, Emil Audero, Joey Pelupessy dan Dean James.

Kluivert sadar tidak akan mudah untuk berduel dengan Australia, yang di atas kertas, lebih baik atas Timnas Indonesia. Berdasarkan klasemen sementara Grup C, Australia berada di peringkat kedua dengan tujuh poin dari enam pertandingan. Namun, pasukan Tony Popovic itu hanya unggul satu angka atas Timnas Indonesia di posisi ketiga. “Tentu saja, ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi saya yakin kami bisa meraih hasil yang positif,”  kata Kluivert.

Ole Romeny mengaku sangat menantikan laga debutnya bersama Tim Garuda.  “Melawan Australia adalah pertandingan pertama periode internasional mendatang. Saya sangat menantikannya,” kata Ole, dikutip dari laman resmi PSSI.

Ole yang saat ini sudah tampil sembilan kali dengan satu gol bersama Oxford, mengaku ingin menjadi pemain penting bagi tim Garuda. Fokusnya adalah memberikan yang terbaik untuk tim. Soal apakah dirinya nanti pada akhirnya mendapatkan menit bermain atau tidak melawan Australia, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih.

“Saya ingin menjadi pemain penting bagi tim, negara dan bisa memberikan yang terbaik melalui sepak bola. Tetapi siapa yang masuk susunan pemain, itu bukan keputusan saya. Yang terpenting, saya sudah hadir dan dan saya tidak sabar bermain untuk Indonesia,” tegasnya.

Di sisi lain Popovic menilai  Timnas Indonesia kini memiliki kekuatan baru yang tidak boleh diremehkan.  Dia menggarisbawahi bahwa para pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri merupakan ancaman serius bagi timnya dan telah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

“Pemain internasional mereka (berbahaya). Mereka bermain dengan sangat baik dan banyak peningkatan yang telah mereka lakukan,” ungkap Popovic di YouTube Football Australia.

Pelatih berusia 51 tahun ini menekankan pentingnya fokus dalam persiapan timnya untuk meraih hasil maksimal. “Menghormati lawan adalah hal yang krusial. Meski demikian, semua pemain harus tetap fokus untuk mencapai hasil yang diinginkan,” urainya.

Popovic juga menyatakan bahwa timnya telah melakukan segala persiapan untuk tampil lebih baik. Dia bertekad untuk mengejar kemenangan setelah hasil imbang sebelumnya. “Anda tahu kami telah benar-benar fokus pada peningkatan permainan kami dari dua pertandingan terakhir. Dan saya yakin akan melihat hal itu besok,” urainya.

Bintang Australia, Jackson Irvine, tak menampik Indonesia sebagai tim yang bagus. Namun di satu sisi, dia menilai Garuda juga bisa ‘keos’ alias kacau di lapangan. “Mereka adalah tim yang jelas terus berkembang selama proses kualifikasi ini. Mereka juga memiliki pemain yang bermain di level yang sangat bagus. Mereka mampu bermain dengan berbagai cara. Saya telah menonton beberapa laga mereka (yang) bisa sangat kacau, tetapi mereka sudah menunjukkan kepada kami bahwa mereka dapat bertahan dan menyelesaikan pertandingan,” kata Irvine, dikutip dari Brisbane Times.

Irvine berkaca dari pertemuan pertama kedua tim di Jakarta. Australia sukses membuat Indonesia kocar-kacir dengan 19 tembakan (5 on target) berbanding 5 shots Garuda (2 on target), tapi tetap kesulitan membobol gawang yang dikawal Maarten Paes.

“Kami benar-benar mengharapkan pertandingan yang sangat sulit, tetapi bagi kami bermain di kendang, sangat sempurna bagi kami, dan merupakan kesempatan bagi kami untuk benar-benar melangkah maju dan mengalahkan mereka,” tegas Irvine. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *