Belanda Kontra Spanyol Bakal Seru dan Menarik

Laga Belanda melawan Spanyol meramaikan perempat final UEFA Nations League.

ROTTERDAM  – Belanda  melawan Spanyol pada leg 1 perempat final UEFA Nations League (UNL) 2024/2025,  yang belangsung di De Kuip Stadium, Rotterdam, Jumat (21/3) pukul 02.45 WIB.

Laga nanti bakal menjadi misi tak mudah bagi De Oranje Belanda. Pasalnya La Furia Roja saat ini tengah on fire, bahkan tercatat belum pernah kalah termasuk sejak menjuarai EURO 2024 lalu.

Hasil laga nanti dapat menjadi bekal penting bagi masing-masing kubu, untuk menghadapi pertandingan leg 2 di markas Spanyol pekan depan.

Hasil babak 8 besar Belanda kontra Spanyol juga turut menentukan posisi mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Tim pemenang akan masuk Grup E, bersama Turki, Georgia dan Bulgaria. Kemudian tim kalah akan masuk Grup G yang dihuni Polandia, Finlandia, Lithuania dan Malta.

Timnas Belanda tentu berambisi memperbaiki capaian mereka di UEFA Nations League, selepas hanya sanggup mencapai peringkat 4 pada 2023, kemudian runner-up pada 2019.

Musim ini De Oranje berhasil lolos ke perempat final, selepas finis sebagai runner-up Grup 3 Liga A. Belanda (9 poin) lolos di bawah Jerman (14 poin). Salah satu titik lemah Timnas Belanda adalah lini pertahanan yang dianggap kurang solid.

Dari total 6 laga di fase grup, Timnas Belanda bahkan kebobolan hingga 7 kali. Jumlah tersebut menjadi rekor terburuk Belanda sepanjang keikutsertaan di UNL. Pelatih Ronald Koeman wajib berpikir keras untuk menemukan solusi.

Jelang laga nanti, Timnas Belanda setidaknya punya bekal keunggulan rekor pertemuan head to head. Dari total 5 pertemuan terakhir kedua tim, De Oranje sanggup merebut 3 kemenangan, 1 imbang, lalu 1 laga lain menjadi milik Spanyol.

Terlebih pada leg 1 kali ini Belanda bakal bermain di depan pendukung sendiri. Tentu saja motivasi berlipat ada di kubu De Oranje, untuk memetik hasil positif dari pertandingan pertama babak 8 besar.

Timnas Belanda tidak membawa sejumlah pemain penting seperti Denzel Dumfries, Quinten Timber, Joshua Zirkzee, Noa Lang, Wout Weghorst, Mats Wieffer, serta Paul von Hecke. Mereka tidak dipanggil akibat cedera atau alasan teknis lain.

Koeman diprediksi akan menurunkan  Bart Verbruggen (kiper); Jorrel Hato, Micky Van de Ven, Virgil Van Dijk, Jeremie Frimpong; Frenkie De Jong, Tijjani Reijnders, Ryan Gravenberch; Cody Gakpo. Memphis Depay dan  Xavi Simons, dengan formasi 4-3-3.

Di sisi lain, kemenangan terakhir Spanyol atas Belanda sejatinya terjadi ketika final Piala Dunia 2010 silam. Sejak saat itu La Furia Roja tercatat selalu kesulitan kala berjumpa De Oranje.

Namun demikian hal ini bukan jadi patokan. Pasalnya Spanyol di bawah kendali pelatih Luis de la Fuente tengah dalam tren performa istimewa. Mereka tercatat hanya menelan 1 kekalahan dalam 25 pertandingan internasional terakhir. Hal ini menjadikan La Furia Roja sebagai timnas paling solid di dunia saat ini.

Rangkaian tren bagus Spanyol termasuk ketika mereka berhasil menjuarai ajang UEFA Nations League 2023 serta EURO 2024 lalu.

Saat ini Spanyol menempati peringkat 3 dalam ranking FIFA. Jika mereka mampu terus menjaga konsistensi permainannya, bukan tidak mungking La Furia Roja bakal menggeser Argentia dari puncak ranking FIFA.

Timnas Spanyol kehilangan Rodri, Daniel Carvajal, Aymeric Laporte, Gavi, Alejandro Balde, Lucas Vazquez, Marco Asensio, Dani Ceballos, Joselu, Nacho Fernandez dan Marc Casado.

De la Fuente diperkirakan menurunkan Unai Simon (kiper); Alejandro Grimaldo, Robin Le Normand, Pau Cubarsi, Pedro Porro; Mikel Merino, Pedri; Nico Williams, Dani Olmo, Lamine Yamal; Alvaro Morata dengan formaasi 4-2-3-1.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *