Menlu AS Sebut Gangster Venezuela Lebih Buruk dari Al-Qaeda

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio.

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, membela kebijakan deportasi Presiden Donald Trump kepada anggota gangster Venezuela bernama Tren de Aragua. Rubio menyebut anggota gangster tersebut sebagai orang-orang jahat.

“Mereka adalah orang-orang yang sangat jahat. Tren de Aragua adalah salah satu geng paling berbahaya yang pernah ada di dunia,”  kata Rubio dilansir AFP, Jumat (28/3).

Anggota geng Tren de Aragua saat ini ditahan di penjara Guantanamo. Rubio mengatakan gangster Venezuela tersebut lebih buruk dari kelompok teroris Al-Qaeda.

“Ketika mereka ditahan sementara di Guantanamo, para marinir di Guantanamo mengatakan bahwa ‘mereka adalah beberapa orang paling kasar yang pernah berinteraksi dengan kami. Mereka lebih buruk daripada orang-orang Al-Qaeda yang berada di penjara mereka. Pikirkanlah hal itu. Kita sedang menyingkirkan mereka dan ingin menyingkirkan lebih banyak lagi dari mereka,” ujar Rubio.

Tren de Aragua beroperasi di seluruh Amerika Latin dan di Amerika Serikat, tempat kelompok itu baru-baru ini dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh Trump.

Beberapa pengadilan AS telah memutuskan bahwa deportasi cepat Trump terhadap migran Venezuela — berdasarkan undang-undang masa perang tahun 1798 yang tidak jelas, harus dihentikan.

Kerabat beberapa pria yang diangkut dari Amerika Serikat ke penjara terkenal di El Salvador mengatakan bahwa orang yang mereka cintai tidak terlibat dalam geng tersebut. Pihak keluarga menyebut sejumlah orang menjadi sasaran karena mereka memiliki tato. Rubio bersikeras bahwa kelompok tersebut telah diperiksa dengan baik oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *