Kylian Mbappe, Pemain Real Madrid.
MADRID – Kylian Mbappe tak mau memikirkan potensi Real Madrid bertemu Paris Saint-Germain di Liga Champions musim ini. Dia khawatir hal itu gagal terjadi.
Real Madrid bertemu Arsenal di perempatfinal Liga Champions. Jika bisa mendepak Meriam London, Los Blancos berhadapan antara pemenang PSG vs Aston Villa. Artinya, Mbappe bisa melawan PSG di semifinal.
Striker asal Prancis itu sebelumnya tujuh musim memperkuat Les Parisiens. “Kesalahan terburuk yang bisa Anda buat adalah memikirkan hal tersebut. Itu mengingatkan saya pada tahun lalu, ketika semua orang berasumsi akan ada final PSG vs Real Madrid. Dan pada akhirnya, kami tidak berhasil,” kata Mbappe kepada Le Parisien.
PSG, yang musim lalu diperkuat Mbappe, gagal di semifinal. Raksasa asal Prancis itu didepak Borussia Dortmund. Mbappe pun tak mau hal tersebut menimpa dirinya laga. Maka, Mbappe hanya ingin memikirkan Arsenal terkait laga di Liga Champions. “Jadi saya hanya memikirkan Arsenal, yang akan menjadi lawan kami di perempatfinal, dan tim saya, Real Madrid,” kata Mbappe.
Sebagaimana diketahui Mbappe pergi dari Paris Saint-Germain dengan meninggalkan polemik. Mbappe menuntut PSG soal masalah gaji saat pergi ke Real Madrid.
Lembaga Liga Prancis (LFP) sampai turun tangan dan memutuskan Mbappe berhak mendapatkan bayaran sisa dari PSG. Perseteruan pun menjadi runcing dan membuat Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, kesal.
Namun, kini Mbappe menegaskan tak akan menyimpan dendam. “Tentu saja saya akan berjabat tangan dengan Nasser jika kami bertemu PSG di Champions League. Saya bukan tipe orang yang hanya melihat sisi negatifnya,” kata Mbappe.***
