Manchester City Juga Berpeluang Jadi Juara

Selebrasi pemain Manchester City saat mengalahkan Arsenal.

MANCHESTER –  Manchester City menjaga peluang meraih juara Liga Inggris usai mengalahkan pemuncak klasemen, Arsenal dengan skor 2-1 dalam laga yang berlangsung di  Stadion Etihad, Minggu (19/4) malam WIB.

City unggul lebih dulu lewat aksi Rayan Cherki di menit ke-16, namun blunder Gianluigi Donnarumma dimanfaatkan Kai Havertz untuk menyamakan skor di menit ke-18. Erling Haaland menjadi penentu kemenangan City lewat golnya di menit ke-65.

Dengan hasil ini, City duduk di urutan dua klasemen sementara dengan 68 poin dari 32 laga, tertinggal tiga poin dari Arsenal yang sudah main 33 kali.

Manajer City Pep Guardiola sangat puas banget dengan kemenangan timnya. ia bahkan tidak akan mempermasalahkan jika City cuma dapat hasil seri.

“Dua tim terbaik di Inggris, saya kira ini adalah pertunjukan bagus untuk seluruh dunia. Keduanya sama-sama man-marking, menyerang, cepat, sedikit lebih banyak proses. Tidak ada lagi yang bisa dikatakan. Saya akan puas dengan hasil seri atau kalah. Ketika saya melihat apa yang ada di tim saya, apa yang bisa saya katakan? Saya tidak ada keluhan sama sekali, saya sangat bangga karena mereka (Arsenal) ada di puncak,”  ujar Guardiola seperti dilansir ESPN.

Meski masih tertinggal tiga poin, Man City punya satu laga simpanan. Artinya kini bergantung pada siapa yang lebih tahan tekanan untuk memenangi seluruh pertandingan di sisa musim.

Namun Guardiola mengingatkan para pemainnya agar tidak merasa sudah menjuarai Liga Inggris. “Siapa yang berada di puncak liga? Bukan kami. Dalam selisih gol, mereka lebih baik,” kata Guardiola.

Guardiola juga tidak ingin timnya kehilangan fokus. Ia menegaskan bahwa perjuangan di liga masih sangat panjang dan menuntut konsistensi hingga pertandingan terakhir musim ini. “Selangkah demi selangkah. Namun tentu saja, kami punya harapan dan tetap memperpanjang peluang untuk berjuang hingga akhir,” tutur Guardiola.

Hanya saja, City mendapat kabar buruk dari cedera gelandang andalan mereka, Rodri, yang mengalami masalah pangkal paha. Pemain asal Spanyol itu terlihat sangat tidak nyaman ketika ditarik keluar lapangan pada menit-menit akhir pertandingan melawan Arsenal.

Kapten tim, Bernardo Silva mengaku laga berjalan menarik dan seru. Ini pertandingan yang top karena berarti sangat penting. Kami tahu kerumunan suporter akan unjuk gigi, mereka fantastis. Kami tahu kami bisa bersaing dengan Arsenal untuk titel kalau kami menang. Rasanya senang bisa berada di posisi ini setelah beberapa pekan terakhir. Kami sangat fokusm,”  kata Silva kepada BBC Radio 5 Live.

Di sisi lain, Manajer Mikel Arteta menolak panik. Ancaman nasib buruk serupa pun kembali menghantui Arsenal musim ini,  “Premier League dimulai lagi. Mereka punya tabungan satu laga, kami punya keunggulan tiga poin. Ada lima laga sisa, jadi persaingan kembali dimulai,”  kata Arteta kepada BBC.

Arteta menyayangkan perbedaan kualitas individu antarkedua tim. Ia menilai Manchester City lebih unggul dan berbahaya ketimbang Arsenal di kotak penalti kali ini.

“Itulah tepatnya yang terjadi, dan ketika Anda gagal melakukannya, sementara mereka punya kualitas individu untuk memanfaatkan momen-momen seperti itu, Anda berisiko kalah karena menurut saya tidak ada perbedaan antara kedua tim,” katanya.

Arteta juga menyebut ada sedikit ketidakberuntungan atas kekalahan Arsenal. Ia menyoroti beberapa peluang yang kena tiang, hingga momen gol kedua City yang dicetak Haaland akibat bola pantul yang jatuh ke kaki lawan.

“Ada beberapa faktor. Ada unsur keberuntungan apakah bola masuk atau tidak. Yang kedua, bola membentur dan jatuh ke Haaland  Ada juga kualitas individu, dan pada momen itu, harus tetap tenang, presisi, dan tanpa ampun. Anda harus seperti itu,” ungkapnya. Kapten The Gunners Martin Odegaard masih optimis timnya keluar sebagai juara di akhir musim.

“Kecewa karena tidak menang. Jelas kami ingin mendapatkan hasil dan kami benar-benar bersemangat hari ini. Kami bermain bagus, kami melakukan pressing dengan sangat baik. Terutama di babak kedua kami terlihat berbahaya, momen-momen besar di depan gawang. Kami masih punya peluang juara,” ujar Odegaard kepada Sky Sports.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *