Marcos Llorente, Pemain Atletico Madrid.
MADRID – Atletico Madrid sudah gagal di final Copa del Rey, usai dikalahkan Real Sociedad, Minggu (19/4) dini hari WIB. Los Colchoneros pun kini menyisakan Liga Champions untuk diperjuangkan.
Pelatih Diego Simeone sudah menyatakan bahwa kekalahan ini sangat menyakitkan. Atletico membuang peluang besar untuk menutup musim 2025/2026 dengan trofi.
Atletico sebelumnya sudah gagal dalam persaingan gelar LaLiga. Klub asal kota Madrid itu saat ini duduk di urutan keempat dengan 57 poin, terpaut 22 poin dari Barcelona selaku pemuncak klasemen dengan menyisakan tujuh laga.
Liga Champions menjadi satu-satunya kesempatan Atletico untuk meraih trofi di musim ini. Lawan yang dihadapi Marcos Llorente dan kolega di semifinal tidaklah mudah, yakni Arsenal.
“Liga Champions masih ada. Kami memiliki pertandingan yang sangat menarik di depan. Terima kasih kepada semua orang, terutama mereka yang datang ke Sevilla, kami merasa sedih untuk mereka. Kami harus tetap tegar,” kata Llorente yang dikutip dari AS.
Atletico musim ini sudah bertemu Arsenal di fase liga. Hasilnya Atletico kalah 0-4. “Inilah hidup, inilah sepakbola, Anda tidak selalu bisa menang. Ketika kalah, Anda langsung menghadapi kompetisi lain. Tidak ada waktu untuk berpikir matang. Kami sudah terpuruk, tetapi kami harus bangkit, masa-masa indah akan datang,” tutur Llorente.
Sementara Simeone merasa sangat sedih dan tidak bisa berkata-kata setelah timnya kalah dari Real Sociedad. “Tidak banyak yang perlu dikatakan, saya hanya berusaha berada di sana untuk para pemain karena mereka tahu bahwa mereka telah berusaha keras dengan tampil sangat bagus di babak kedua dan extra time,” ,”ujar Simeone seperti dikutip Into The Calderon.
Ia meminta pemainnya untuk bangkit dan fokus ke Liga Champions. “Liga Champions adalah harapan terakhir. Kami harus bangkit. Namun kami sadar Arsenal sangat kuat, maka kami harus memberikan yang terbaik di laga nanti,” tandas pelatih asal Argentina itu.***
