Kylian Mbappe dan dua rekannya saat mengalahkan Deportivo Alaves.
VITORIA-GASTEIZ – Real Madrid mengemas tiga poin saat melawan tuan rumah Deportivo Alaves dalam lanjutan LaLiga 2025/2026 di Mendizorrotza, Vitoria-Gasteiz, Senin (15/12) dini hari WIB. Los Blancos menang tipis 2-1.
Madrid unggul duluan lewat Kylian Mbappe pada menit ke-24 usai meneruskan sodoran Jude Bellingham. Alaves kesulitan membalas gol tersebut. Hingga jeda, keunggulan tim tamu tetap bertahan.
Di babak kedua, tepatnya pada menit ke-68, Alaves menyamakan skor lewat Carlos Vicente meneruskan umpan terobosan Antonio Blanco. Gol itu disahkan usai dicek VAR.
Real Madrid bisa mengembalikan keunggulannya kurang dari 10 menit. Rodrygo membawa tim ibu kota memimpin lagi dengan skor 2-1, usai menyelesaikan sodoran Vinicius Junior menjadi gol.
Kemenangan ini mengakhiri dua kekalahan beruntun Madrid di berbagai ajang, masing-masing dari Celta Vigo dan Manchester City. Madrid pun bertahan di posisi kedua klasemen dengan 39 poin dari 17 pertandingan, tertinggal empat angka dari Barcelona di puncak. Adapun Alaves tertahan di peringkat ke-12 dengan 18 poin dari 16 laga, hanya unggul tiga poin dari zona degradasi.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso menilai laga berlangsung ketat dan menuntut konsentrasi tinggi. “Itu pertandingan yang kompetitif. Kami memulai dengan sangat baik dan kami unggul, tapi kemudian kehilangan sedikit kendali atas bola sehingga tidak menutup babak pertama dengan baik,” kata Alonso, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Ia mengatakan timnya hanya kecolongan pada satu momen krusial. “Kami kebobolan dari satu situasi. Di luar itu, kami bermain cukup akurat. Carlos Vicente memaksimalkan umpan yang bagus. Setelah itu tim bereaksi, terus berjuang di stadion yang sulit melawan lawan yang tangguh,” ujar Alonso.
Menanggapi penampilan Madrid dibandingkan beberapa laga sebelumnya, Alonso menegaskan pentingnya konsistensi. “Melawan Celta bukanlah pertandingan yang bagus. Kami tampil buruk dan kurang di banyak aspek. Hari ini ada hal-hal positif, tapi juga ada yang harus ditingkatkan. Di La Liga, kami butuh kontinuitas dan konsistensi. Jika ini menjadi pelajaran, jangan sampai kami melupakannya,” urainya.
Hanya saja kontroversi mengiringi kemenangan ini. Wasit mengabaikan pelanggaran terhadap Vinicius Junior di kotak penalti. Bek kanan Alaves Nahuel Tenaglia melakukan tekel yang mengenai garas Vinicius. Winger Madrid itu jatuh tersungkur, tapi wasit Victor Garcia Verdura menolak klaim penalti tim tamu. Bahkan VAR pun tidak memeriksa insiden itu.
Alonso, meyakini bahwa pelanggaran terhadap Vinicius seharusnya diganjar penalti. Namun, Alonso sekaligus merasa keputusan VAR tidak mengejutkannya. “Saya akan membahas tentang permainannya, saya tidak akan membahas soal wasitnya, tapi kejadian itu terlihat seperti sebuah penalti yang jelas. Vini Jr bergerak dengan sangat cepat, ada kontaknya. Saya sangat terkejut karena mereka bahkan tidak memeriksanya dengan VAR. Meski begitu, kami tidak kaget sih dan kami harus melanjutkan hidup,” tutur Alonso.
Khusus untuk Mbappe, penyerang asal Prancis itu masih memuncaki daftar top skor LaLiga. Itu menjadi yang ke-17 yang dibuatnya di Liga Spanyol 2025/2026. Pemain berusia 26 tahun itu kokoh di daftar teratas top skor.
Jumlah gol Mbappe mengungguli Ferran Torres (Barcelona) yang punya koleksi 11 gol. Vedat Muriqi (Real Mallorca) di posisi ketiga dengan 9 gol. Rekor mentereng turut dibuat Mbappe.
Dia menjadi pemain yang paling aktif berkontribusi gol di 5 liga top Eropa sepanjang tahun 2025, dengan torehan 56 gol dan 5 assist di semua kompetisi, dalam catatan Opta.***
