Foto bersama usai prosesi pelantikan.
BOGOR (LB)–Ketua Umum Dewan Rohaniwan/Pengurus Pusat MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) Xs. Budi S. Tanuwibowo secara resmi melantik Dewan Pengurus MAKIN (Majelis Agama Khonghucu Indonesia) Bogor masa bakti 2026 – 2030 di Litang Gerbang Kebajikan MAKIN Bogor, Minggu (26/4/2026).

Pelantikan ini bersamaan dengan kebaktian umum MAKIN Bogor dengan Jiangdao oleh Xs. Budi S. Tanuwibowo. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam Jiangdao (khotbah)-nya, Ketum Budi mengatakan kebajikan merupakan jalan keselamatan Umat Ru”. “Salam kita yaitu Hanya Kebajikan Tuhan Berkenan, maka Jalan keselamatan akan terbuka bagi umat Khonghucu kalau kita menerapkan kebajikan dan disebarluaskan sampai mewujud kesejahteraan, kesentosaan,” ujarnya.

Setelah khotbah, dilanjutkan dengan prosesi pelantikan Pengurus MAKIN Bogor periode 2026-2030, yang diawali dengan pembacaan SK (Surat Keputusan) oleh Ketua MATAKIN Kota Bogor, Wangsa Suryadinata.
Setelah itu satu persatu pengurus MAKIN Bogor maju ke depan Altar Nabi Kongzi untuk berdoa seraya mengucapkan sumpah Jabatan Pengurus MAKIN Bogor. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum MATAKIN, Xs. Budi S. Tanuwibowo
“Saya bersumpah akan menjalankan tugas dan kewajiban saya sebagai Pengurus MAKIN Bogor masa bakti 2026 – 2030 dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya,” ucap Pengurus MAKIN Bogor membacakan sumpah Pengurus MAKIN Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, ketum Budi juga berpesan kepada pengurus Makin Bogor yang baru saja dilantik untuk mengutamakan kerjasama, soliditas dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pengurus MAKIN.

“Kepada saudara, saya juga berharap dalam hal pelayanan umat, turut menyebarluaskan kebajikan dengan aksi nyata yang berdampak baik pada lingkungan sekitar,” tambah Ketum Budi.
Ketua MAKIN Bogor 2026-2020, Suryadi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan kepercayaan umat Khonghucu MAKIN Bogor dan mohon doa restu serta dukungannya agar kepengurusan ini bekerja sebaik-baiknya.
“Saya juga menaruh hormat kepada Pak Budi Ketum MATAKIN, beliau mantan pimpinan saya ketika saya bekerja di sekretariat MATAKIN. Terima kasih sudah memberikan nasihat, ilmu, dan bimbingannya yang berharga sehingga saya bisa di titik sekarang,” ucap Suryadi.
Kegiatan kebaktian dan pelantikan ini juga turut dihadiri senior dan sesepuh diantaranya Zl. Suryaningsih Kuswanto (Istri dari Mendiang Onglee Kuswanto, mantan Ketua Umum MATAKIN), Js. Herlianti Widagdo, dan lain-lain. **
