Kota Bandung Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan Lebaran

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

BANDUNG (LB)- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan, Pemkot Bandung memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan menjelang lonjakan wisatawan pada libur Lebaran. 

Pengawasan diperketat menyusul tingginya potensi pergerakan wisatawan yang menjadikan Kota Bandung sebagai kota tujuan sekaligus kota transit menuju kawasan wisata sekitar saat libur Lebaran nanti.

Ia menyampaikan, arahan dari Kapolri telah menegaskan apabila Kota Bandung termasuk salah satu destinasi dengan tingkat kunjungan tinggi saat libur Lebaran. Beberapa kawasan yang diprediksi akan mengalami peningkatan mobilitas, antara lain pusat Kota Bandung, Bandung Selatan dan Bandung Utara.

“Alhamdulillah, arahan dari pak Kapolri tadi sudah sangat jelas bahwa Kota Bandung disebut sebagai salah satu tujuan wisata libur Lebaran yang sangat tinggi. Beberapa titik di antaranya adalah pusat Kota Bandung, Ciwidey dan Lembang,” kata Farhan, Senin (2/3).

Farhan menjelaskan, wisatawan yang hendak menuju Ciwidey maupun Lembang tetap harus melintasi pusat Kota Bandung. Kondisi itu menjadikan Kota Bandung tidak hanya sebagai destinasi akhir. Tetapi juga jalur perlintasan utama selama musim liburan.

“Nah mau ke Ciwidey maupun ke Lembang, tetap harus melewati pusat Kota Bandung. Jadi, kita sebagai kota tujuan sekaligus kota transit liburan Lebaran akan siap sedia,” ucapnya.

Guna mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan keamanan, ia mengaku telah berkoordinasi dengan Pelaksana Tugas Kapolrestabes Bandung. Pemkot bersama aparat kepolisian akan memetakan, dan mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi kemacetan maupun kerawanan lainnya.

“Termasuk juga tadi saya sudah berkoordinasi dengan Plt Kapolrestabes. Kami akan memperhatikan beberapa titik rawan. Nah titik rawannya mana saja, kita akan identifikasi lebih lanjut,” ujar dia.

Terkait prediksi jumlah wisatawan, ia memperkirakan angkanya tidak akan melampaui lonjakan saat momentum tahun baru. Menurutnya, pada periode tahun baru, tidak ada arus mudik besar ke luar kota sehingga konsentrasi wisatawan lebih terpusat di Kota Bandung.

“Enggak, kayaknya lebih tinggi tahun baru. Karena kalau tahun baru kan enggak ada yang mudik ke Jawa dari Jakarta. Semua liburan di Kota Bandung. Kalau Lebaran, akan terpecah ke tujuan mudik seperti Pantura, Garut, Tasik sampai Jawa Tengah,” tandasnya.

Meski demikian, jumlah kunjungan saat Lebaran tetap diprediksi signifikan berkisar antara 600 ribu hingga 700 ribu orang relatif sama seperti tahun sebelumnya. Farhan berharap, arus lalu lintas dan aktivitas wisata selama libur Lebaran dapat berjalan lancar dan tetap aman bagi masyarakat serta wisatawan. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *