Rektor dan jajaran berfoto bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Lukman Effendi, dan Catur Prasetya.
JAKARTA (LB)—Keluarga besar Institut Pariwisata Trisakti (IP Trisakti) baru saja menggelar Tasyakuran Dies Natalis ke-57. Acara yang dilangsungkan pada Selasa (2/6/2026), di Auditorium Kampus IP Trisakti, Bintaro, Jakarta Selatan tersebut mengusung tema “Tepat dalam Arah, Tuntas dalam Karya, Nyata dalam Dampak.”
Dalam penyambutan tamu undangan, panitia dies natalis yang mengenakan busana Lurik Jawa menyajikan musik tradisional kulintang dan tarian tradisional yang dibawakan oleh mahasiswa dan mahasiswi IP Trisakti.
Tamu undangan yang hadir yaitu Menteri UMKM sekaligus Ketua Umum IKA Trisakti Maman Abdurrahman, Bendahara Pengurus Yayasan Trisakti Lukman Effendi, Staf Khusus Menteri UMKM sekaligus Wakil Ketua Umum IKA Trisakti Syafaat Perdana, Ketua Umum IKAPTRI Catur Prasetya, COO Artotel Group, Bapak Eduard Rudolf Pangkerego, Ketua Forum Komunikasi Desa dan Kampung Wisata Provinsi Jawa Barat Denni Amarullah, Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata Kabupaten Bogor Abas Helmy, dan Ketua APDESI Merah Putih A. Anwar Sadat.
Dalam kata sambutannya Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati, menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-57 ini bukan hanya menjadi momentum bertambahnya usia institusi, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang IP Trisakti sejak berdiri pada tahun 1969.

“Selama lebih dari lima dekade, Kami terus berupaya menjadi institusi pendidikan tinggi pariwisata yang unggul, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Sebagai kampus berdampak, Kami terus menunjukkan kontribusi nyata melalui prestasi mahasiswa di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.
Fetty membeberakan berbagai penghargaan bergengsi di bidang hospitality, akademik, olahraga, seni, dan inovasi digital, baik di tingkat nasional maupun internasional salah satunya capaian paling membanggakan diraih pada ajang 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025 di Manila, Filipina, di mana mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perhotelan berhasil meraih Bronze Medal dan Excellence pada kategori Hotel Reception dan Restaurant Service.
Lalu, prestasi internasional lainnya juga diraih pada Thailand Ultimate Chef Challenge 2026 dengan perolehan 3 Silver Medal pada kategori Main Course Duck, Main Course Beef Challenge, dan Pasta Challenge – Juniors Chefs.
Sepanjang tahun 2025–2026, lanjut Fetty, pihaknya berhasil membangun dan memperkuat lebih dari 75 kerja sama strategis dengan kementerian, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha dan industri, serta mitra internasional.
Beberapa kerja sama internasional yang menonjol antara lain dengan BHMS Switzerland, Van Lang University Vietnam, Riphah International University Pakistan, serta industri global seperti Rosewood Hong Kong dan Sheraton Hong Kong Tung Chung Hotel yang membuka peluang magang, training, dan pengalaman internasional bagi mahasiswa.
Di tingkat nasional, IP Trisakti juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dan industri, termasuk kerja sama pengembangan pendidikan berbasis industri dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu Menteri UMKM sekaligus Ketua Umum IKA Trisakti Maman Abdurrahman dalam kata sambutannya mengajak seluruh stakeholder pariwisata di Indonesia untuk mengotimalkan beragam peluang dari pemerintah, salah satunya adalah KUR (Kredit Usaha Rakyat) sektor pariwisata.
Menurutnya, KUR sektor pariwisata merupakan bukti dukungan pemerintah untuk memajukan industri pariwisata nasional sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Penandatanganan MoU
Pada kegiatan Dies Natalis ke-57 ini, IP Trisakti melakukan penandatanganan kerja sama dengan Forum Komunikasi Desa dan Kampung Wisata Jawa Barat, Forum Komunikasi Desa Wisata Kabupaten Bogor, serta APDESI sebagai langkah nyata mendukung pengembangan desa wisata dan pariwisata berkelanjutan.
Selain itu juga dilakukan pemberian penghargaan kepada para dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdikan diri selama 5, 15, 20, 25 hingga 35 tahun. Pemberian bantuan dana pendidikan kepada 55 mahasiswa, terdiri atas 20 bantuan pendidikan dari IP Trisakti dan 35 bantuan pendidikan dari mitra industri.
Pada kesempatan ini pula, turut diberikan bantuan dana pendidikan dari RA Hospitality kepada mahasiswa Program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) kelas kerja sama RA Hospitality. **
