IHSG Ditutup Turun 24,73 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (11/11) sore, seiring dengan aksi profit taking (ambil untung) investor di pasar saham Indonesia.

IHSG ditutup melemah 24,73 poin atau 0,29 persen ke posisi 8.366,51. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,18 poin atau 0,26 persen ke posisi 842,69.

Sepanjang Selasa, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 1,68 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 1,48 persen dan 1,29 persen.

Sedangkan enam sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 1,22 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor barang baku yang masing-masing turun 0,75 persen dan 0,61 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DART, KOBX, BUMI, MORA, dan PJHB. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TALF, CHEM, SPRE, NRCA dan NAYZ.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.129.597 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 71,06 miliar lembar saham senilai Rp27,59 triliun. Sebanyak 290 saham naik, 378 saham menurun, dan 147 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 68,24 poin atau 0,13 persen ke 50.980,00, indeks Hang Seng menguat 47,35 poin atau 0,18 persen ke 26.696,41, indeks Shanghai melemah 15,84 poin atau 0,39 persen ke 4.002,76 dan indeks Strait Times menguat 54,07 poin atau 1,20 persen ke 4.542,20.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *