IHSG Ditutup Melemah 54,95 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (18/11) sore, seiring dengan memudarnya optimisme pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed pada pertemuan Desember 2025 mendatang.

IHSG ditutup melemah 54,95 poin atau 0,65 persen ke posisi 8.361,93. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,41 poin atau 0,75 persen ke posisi 843,51.

Sepanjang Selasa, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor menguat yaitu sektor properti yang naik sebesar 2,17 persen.

Sedangkan sepuluh sektor melemah yaitu sektor energi turun paling dalam sebesar 2,27 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor barang baku yang masing-masing turun 1,58 persen dan 0,40 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PEGE, JATI, ESTA, OILS, dan CBPE. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni POLU, PJHB, PURI, LUCK, dan UANG.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.523.376 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 40,91 miliar lembar saham senilai Rp19,67 triliun. Sebanyak 230 saham naik, 418 saham menurun, dan 162 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 1.595,41 poin atau 3,17 persen ke 48.728,50, indeks Hang Seng melemah 454,25 poin atau 1,72 persen ke 25.930,03, indeks Shanghai melemah 32,22 poin atau 0,81 persen ke 3.939,81 dan indeks Strait Times melemah 37,77 poin atau 0,83 persen ke 4.506,54.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *