IHSG Ditutup Melemah 53,08 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/2) sore, seiring aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar menjelang libur Tahun Baru Imlek.

IHSG ditutup melemah 53,08 poin atau 0,64 persen ke posisi 8.212,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,73 poin atau 1,16 persen ke posisi 829,67.

Sepanjang Jumat, IHSG dibuka melemah, bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang menguat sebesar 1,52 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing sebesar 1,41 persen dan 1,05 persen.

Sedangkan, tujuh sektor menurun yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam minus sebesar 1,21 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor kesehatan yang turun masing-masing sebesar 0,91 persen dan 0,87 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BELL, INDS, BAIK, DAAZ dan PSKT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HILL, LAPD, GRPM, SPRE dan PIPA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.857.381 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 49,40 miliar lembar saham senilai Rp24,41 triliun. Sebanyak 267 saham naik 408 saham menurun, dan 148 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 697,80 poin atau 1,21 persen ke 56,942,00, indeks Shanghai melemah 51,94 poin atau 1,26 persen ke 4.082,07, indeks Hang Seng melemah 465,41 poin atau 1,72 persen ke 26.567,11 dan indeks Strait Times melemah 78,97 poin atau 1,57 persen ke 4.937,77.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *