IHSG Ditutup Melemah 2,31 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah  pada perdagangan Jumat (20/2) sore, seiring meningkatnya risiko tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Timur Tengah.

IHSG ditutup melemah 2,31 poin atau 0,03 persen ke posisi 8.271,77. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,99 poin atau 0,12 persen ke posisi 835,28.

Sepanjang JumatIHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat dimana sektor keuangan paling tinggi yaitu 1,27 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor industri yang naik masing-masing 0,84 persen dan 0,58 persen.

Sedangkan enam sektor terkoreksi yaitu sektor barang konsumen primer turun paling dala minus sebesar 1,43 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor transportasi & logistik yang turun masing-masing 1,03 persen dan 1,00 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ZATA, AGII, BELL, JAST, dan NOBU. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni INDS, PART, BRRC, ASHA, RMKO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.904.782 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 45,81 miliar lembar saham senilai Rp20,36 triliun. Sebanyak 267 saham naik, 381 saham menurun, dan 171 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia ntara lain indeks Nikkei melemah 642,10 poin atau 1,12 persen ke 56.825,70, indeks Hang Seng melemah 292,59 poin atau 1,10 persen ke 26.413,35, sedangkan indeks Strait Times menguat 16,04 poin atau 0,32 persen ke 5.017,60. Sementara itu, indeks Shanghai masih libur memperingati Hari Raya Imlek 2577.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *