Selebrasi pemain Fulham saat mengalahkan Chelsea.
LONDON – Fulham memberikan Chelsea kekalahan pada pekan ke-21 Liga Inggris 2025/26. Bermain di Craven Cottage, London, Kamis (8/1) dini hari WIB, The Cottagers menundukkan The Blues dengan skor 2-1 dalam laga yang diwarnai kartu merah Marc Cucurella.
Dua gol kemenangan Fulham dicetak oleh Raul Jimenez dan Harry Wilson. Sementara itu, satu-satunya gol Chelsea disumbangkan Liam Delap.
Hasil ini membuat Chelsea tertahan di peringkat enam klasemen sementara dengan 31 poin. Di sisi lain, Fulham naik ke posisi kedelapan, juga dengan koleksi 31 poin, demikian yang dilansir laman resmi Liga Premier Inggris.
Sejak awal laga, pertandingan berlangsung sengit. Chelsea nyaris membuka keunggulan pada pertengahan babak pertama lewat situasi sepak pojok Enzo Fernandez yang disambar Andrey Santos.
Namun, bola membentur mistar gawang, sementara rebound dari Moises Caicedo berhasil diblok pemain Fulham.
Petaka bagi Chelsea datang pada menit ke-22. Umpan jauh kiper Bernd Leno menemukan Harry Wilson yang berlari kencang ke arah gawang. Marc Cucurella yang menjadi pemain terakhir menjatuhkan Wilson dan langsung diganjar kartu merah oleh wasit. Chelsea pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Fulham sempat mengira unggul di masa tambahan waktu babak pertama. Umpan Jorge Cuenca kepada Raul Jimenez diteruskan ke Harry Wilson yang kemudian mencetak gol. Namun, gol tersebut dianulir karena Jimenez lebih dulu berada dalam posisi offside.
Di babak kedua, usaha keras Fulham berbuah gol pada menit ke-55 ketika Raul Jimenez berhasil menuntaskan peluang.
Chelsea berupaya bangkit. Liam Delap beberapa kali merepotkan pertahanan Fulham, termasuk peluang pada menit ke-64 lewat percobaan chip yang masih mampu ditepis Leno.
Tekanan Chelsea akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Dari situasi sepak pojok, Delap menyundul bola yang sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang.
Namun, Fulham kembali menunjukkan efektivitas serangan. Pada menit ke-81, kemelut terjadi di depan gawang Chelsea setelah tembakan Jimenez ditepis Robert Sanchez. Bola liar jatuh ke kaki Harry Wilson, yang dengan tenang melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang untuk memastikan kemenangan Fulham.
Pelatih Fulham Marco Silva mendedikasikan kemenangan itu untuk para fans. “Kemenangan ini untuk penggemar kami. Tentu saja, melawan 10 pemain, permainan menjadi berbeda. Meskipun kami memulai pertandingan dengan baik, permainan sangat seimbang hingga kartu merah itu. Kami tahu bahwa kendali ada di tangan kami, tetapi pada saat yang sama, Anda tidak boleh lengah,” kata Silva di situs klub.
Ia juga meminta para penggemar menikmati periode karier Harry Wilson ketika ‘segala sesuatu yang disentuhnya berubah menjadi keajaiban’. Pemain internasional Wales ini memang sedang dalam performa terbaiknya saat ini.
Setelah hanya mencetak satu gol dalam delapan pertandingan Liga Premier pertamanya musim ini, Wilson kini telah mencetak enam gol dan memberikan empat assist dalam 12 penampilan terakhirnya.
Pemain berusia 28 tahun ini telah berubah dari pemain pengganti yang memberikan dampak menjadi pencetak gol andalan di Fulham selama periode tersebut, dan hanya Erling Haaland yang memiliki kontribusi gol lebih banyak daripada mantan pemain Liverpool itu sejak awal November.
“Dia sangat bagus. Saat ini, segala sesuatu yang disentuhnya berubah menjadi sesuatu yang ajaib. Para penggemar seharusnya mencoba untuk menikmatinya. Di pramusim kami telah melakukan beberapa percakapan. Saya merasa bahwa (dia bisa) lebih tenang dan mengambil keputusan yang lebih baik di beberapa momen,” kata Silva.
Sementara itu Liam Rosenior yang sudah ditunjuk sebagai manajer baru Chelsea hanya jadi penonton di tribun. Menukil ESPN, Rosenior ikut dalam rombongan bus Chelsea ke Craven Cottage. Pria berusia 41 tahun itu selanjutnya menyaksikan pertandingan dari tribun bersama pejabat klub, Behdad Eghbali.
Pelatih interim Calum McFarlene yang memimpin Chelsea di pinggir lapangan. London Biru menutup duel dengan kekalahan 1-2 dari Fulham, setelah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22 gara-gara kartu merah Marc Cucurella.
McFarlene menyebut Rosenior memberi wejangan kepada para pemain Chelsea sebelum pertandingan. Adapun alasan sang manajer tak berada di pinggir lapangan karena mepetnya waktu kedatangannya dengan sesi persiapan tim.
“Karena dia datang sangat terlambat, kami sudah melakukan persiapan jadi dia menyerahkan semuanya kepada kami. Dia memberikan kata-kata yang sangat memotivasi dan pujian. Dia membiarkan kami memilih tim dan taktik. Dia sangat menghormati dan mempercayai kami sebelum memulai pekerjaannya besok,” kata McFarlene.***
