DLH Kota Serang Terus Optimalkan Penanganan Sampah Sungai Cibanten

Sejumlah anggota Pramuka hingga BPBD gotong royong membersihkan Sungai Cibanten di Kota

Serang, Banten beberapa waktu lalu.

SERANG (LB)- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Banten, terus mengoptimalkan penanganan kebersihan di aliran Sungai Cibanten dengan memperluas jangkauan layanan retribusi dan fasilitas pengolahan sampah berbasis masyarakat.

Kepala DLH Kota Serang Farach Richi di Serang, Senin (6/7), mengatakan upaya menjaga kebersihan Sungai Cibanten telah dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat melalui Gerakan Rabu Bersih.

Ke depan, pihaknya akan memperkuat layanan pengangkutan sampah langsung ke rumah-warga yang bermukim di bantaran sungai.

“Kami akan melakukan langkah optimal agar masyarakat di sekitar bantaran sungai ini terjangkau layanan retribusi. Kami yakin dengan adanya pelayanan yang menjangkau rumah-rumah tepat pada pinggiran sungai, masalah sampah dapat teratasi,” kata Farach.
Terkait jaminan kesehatan lingkungan bagi masyarakat sekitar, Farach menjelaskan bahwa DLH secara rutin melakukan pengecekan kualitas air Sungai Cibanten setiap bulan. Pemantauan difokuskan pada tiga titik utama, yaitu kawasan Gelam, Kidemang, dan Angsana.

Berdasarkan hasil uji kelayakan, ia memastikan bahwa parameter kualitas air sejauh ini masih berada dalam batas wajar dan aman dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan sanitasi selain air minum.

Lebih lanjut Farach menegaskan bahwa sosialisasi kepada warga untuk mengubah perilaku terus digencarkan. Pihaknya mengajak masyarakat untuk berkolaborasi menuntaskan masalah dari sumbernya.
“Kami berupaya dan mengharapkan peran masyarakat. Mari kita sama-sama menuntaskan masalah ini dengan mulai memilah dan mengolah sampah, tertib membayar iuran retribusi, serta lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Pihaknya mencatat tingkat kesadaran masyarakat Kota Serang dalam mengelola sampah mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari pesatnya pertumbuhan fasilitas bank sampah di berbagai wilayah binaan. “Saat ini, Alhamdulillah, sudah ada 114 bank sampah dari jumlah awal yang hanya 67 unit. Ini menunjukkan kenaikan yang signifikan. Melihat tren positif ini, kami menargetkan penambahan fasilitas bank sampah hingga mencapai 250 unit pada tahun ini,” papar Farach. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *