5 Bulan Tak Diperbaiki, Jalan di Pulogadung Jaktim Amblas, Kini Tersisa 1 Meter untuk Dilalui

Jalan amblas di Pulogadung yang lima bulan belum diperbaiki dan kian parah, Senen.

JAKARTA (LB)- Jalan amblas di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, belum juga diperbaiki meski kerusakannya telah berlangsung selama lima bulan.

Kerusakan jalan mulai terjadi sejak Maret 2026 atau sehari setelah Lebaran. Sejak itu, tanah terus mengalami penurunan secara perlahan hingga kondisi jalan semakin membahayakan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (6/7), ruas jalan sepanjang sekitar 100 meter tampak amblas dan miring ke arah Kali Sunter. Sejumlah water barrier dipasang untuk mencegah sepeda motor melintas karena kondisi jalan dinilai semakin berbahaya.

Retakan pada badan jalan juga terlihat semakin melebar. Ruas jalan yang semula memiliki lebar sekitar enam meter kini hanya menyisakan sekitar satu meter yang masih dapat dilalui sepeda motor secara perlahan.

Sebagian badan jalan yang amblas bahkan dimanfaatkan warga untuk menjemur nasi dan meletakkan tanaman.

Ketua RT 11/RW 03, Warjo Prianto, mengatakan kerusakan jalan diduga dipicu oleh pengerukan tanah di Kali Sunter menggunakan alat berat.

“Jalan ini sejak dari bulan Maret ya, habis Lebaran satu hari, ini jalan amblas. Amblasnya itu secara pelan-pelan, ini yang terdampak akibat daripada pengerukan sungai dengan menggunakan alat berat, sehingga terjadinya pergeseran tanah. Jadi tanah itu semakin bergeser,” kata Warjo, Senin (6/7).

Menurut Warjo, hingga kini belum ada realisasi perbaikan dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. “Jadi saya mohon sekali lagi untuk dinas terkait, SDA maupun Bina Marga, pemerintah daerah, pemerintah pusat, agar segera direalisasikan atau perbaikan jalan yang amblas ini,” ungkap Warjo. Ia menambahkan, dampak jalan amblas juga menyebabkan pos keamanan RT yang berada di dekat titik kerusakan mengalami retak. “Iya pos keamanan retak, makanya kemarin saya dengan swadaya membangun jalan-jalan yang resak, rusak atau saluran air yang rusak parah kemarin secara swadaya dengan warga saya perbaiki sendiri,” ungkapnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *