Dimulai dari Kota Bogor, Dedie Klaim PSEL Galuga Bakal Ramah Lingkungan

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memaparkan Pemkot bersama Pemkab Bogor dan Danantara Indonesia telah melakukan rapat finalisasi program waste to energy (WtE).

BOGOR (LB)- Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memaparkan Pemkot bersama Pemkab Bogor dan Danantara Indonesia telah melakukan rapat finalisasi program waste to energy (WtE) melalui pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Hasilnya dipastikan program PSEL berlandaskan prinsip ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. 

“Kemarin berbagai persiapan finalisasi dibahas, mulai dari lokasi, kesiapan lahan, hingga sejumlah aspek teknis lainnya. Bahwa program waste to energy melalui PSEL ini merupakan peluang besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Melalui gagasan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia akan memiliki pembangkit listrik tenaga sampah yang dimulai dari Bogor untuk Indonesia,” ungkap Dedie kepada wartawan pada Jumat (17/4). 

Dedie memaparkan, program ini menjadi harapan bersama untuk menghadirkan Indonesia yang bersih dan bebas dari sampah, dimulai dari Bogor sebagai yang pertama di Indonesia. 

“Menghirup udara segar dan merasakan lingkungan yang hijau dan lestari merupakan harapan setiap orang. Oleh karena itu, dengan berlandaskan prinsip ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, teknologi waste to energy melalui insinerasi menjadi solusi pengolahan sampah rendah karbon yang telah digunakan secara luas di berbagai negara,” paparnya. 

Dedie menjelaskan, pengelolaannya dilakukan secara pabrikasi dalam ruang tertutup dan dikelola secara profesional sesuai standar ramah lingkungan dengan teknologi modern berbasis energi baru terbarukan.

“Tidak ada limbah yang dibuang langsung ke lingkungan. Seluruh proses dilakukan secara modern, sehingga aman dan mendukung pembangunan berkelanjutan serta menghasilkan energi listrik yang aman,” jelasnya. 

Terpisah, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa program waste to energy melalui PSEL ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto, yang ditindaklanjuti oleh Pemkab bersama Pemkot Bogor dan kementerian terkait, serta mendapat dukungan dari Danantara Indonesia. “Selanjutnya, kami bersama-sama akan membangun pengolahan sampah menjadi energi listrik di TPA Galuga. Karena di TPA Galuga ini terdapat beberapa kawasan milik Pemkot Bogor dan kami berkolaborasi menangani sampah dari Bogor untuk Indonesia,” tegasnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *