Pt Cemindo Gemilang.
LEBAK LB)- Seorang karyawan PT Cemindo Gemilang bernama Sigit Lidianto (45), warga Kampung Pulomanuk RT 02 RW 04, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah ditemukan tewas, Rabu (8/4).
Korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB dalam kondisi terlindas dan terjepit pada bagian pulley Belt Conveyor, alat pemindah material batu kapur (limestone) di area pabrik. Dugaan sementara, insiden terjadi sejak pukul 02.00 WIB dini hari, saat Belt Conveyor berhenti beroperasi. Namun penyebab berhentinya mesin baru diketahui setelah dilakukan pengecekan pagi harinya.
Kemudian jenazah korban dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu sebelum dipulangkan ke rumah keluarganya.
Ditemui Rabu, Divisi Investigasi BPAN, Asep Supriatna, menegaskan insiden ini harus segera diketahui sebabnya apakah ini kelalaian kecelakaan kerja atau kesengajaan mesin perusahaan, dan ini harus diusut tuntas, katanya.
“Kami berharap dilakukan penyelidikan lebih intensif agar peristiwa tewasnya karyawan PT CG bisa terang benderang penyebabnya, dan meminta kepada pihak Kepolisian agar segera mengusut tuntas, dan kami akan kawal kasus ini karena sarat kejanggalan serta ada indikasi ditutupi,” ujar Asep.
Peristiwa kecelakaan kerja serupa, sebelumnya juga terjadi di PT CG. Pada tahun 2023, yang menewaskan pekerja dan ramai diperbincangkan namun pihak perusahaan berusaha menutup-nutupi kejadiannya.
Tragedi lainnya terjadi secara beruntun dari tahun Maret 2025, dengan tiga pekerja meninggal dalam kurun waktu satu bulan. Disusul insiden pada Juli 2025, sehingga total empat pekerja dilaporkan meninggal dunia sepanjang tahun tersebut.
Hingga berita ini dipublikasikan, awak media belum berhasil menghubungi pihak perusahaan untuk konfirmasi lebih lanjut. nov
