Bus Trans Banten Masih Gratis, Pemprov Perpanjang Rute dan Tambah Armada

Pemprov Banten menggandeng Perum DAMRI untuk mengoperasikan Bus Trans Banten koridor 3 hingga akhir tahun.

SERANG (LB)- Bus Trans Banten melanjutkan operasionalnya secara gratis setelah masa uji coba berakhir pada 31 Desember 2025, sembari menunggu kebijakan pimpinan.

Kepala Dinas Perhubungan Banten, Tri Nurtopo menyatakan, layanan moda transportasi massal ini masih gratis setelah uji coba berakhir. “Sudah berakhir uji coba, sekarang beroperasi normal, masih gratis menunggu kebijakan pimpinan,” kata Tri, Jumat (9/1.

Selama masa uji coba yang berlangsung sejak 4 Oktober hingga 31 Desember 2025, antusiasme masyarakat tercatat tinggi dengan jumlah penumpang mencapai 1.000 hingga 1.500 orang per hari.

Evaluasi uji coba menghasilkan penambahan armada bus dari dua menjadi empat unit ukuran besar.

Interval kedatangan bus pada hari kerja (Senin-Jumat) menjadi setiap 30 menit, sementara pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) menjadi setiap satu jam.

Selain penambahan armada, rute Bus Trans Banten juga diperpanjang berdasarkan masukan dan permintaan masyarakat yang belum terlayani oleh trayek angkutan umum.

Rute kini diperpanjang hingga Kampus UIN Sultan Maulana Hasanudin di Jalan Jenderal Sudirman, Ciceri, Kota Serang.

Perjalanan dilanjutkan melalui Jalan Trip Jamaksari, Cinanggung, lalu melewati Jalan Armada, sebelum kembali ke Jalan Raya Serang-Jakarta menuju Kampus Untirta Sindangheula.

“Kita perpanjang rutenya, bus akan berhenti di halte kampus UIN Ciceri, di halte tugu patung Debus,” ujar Tri. Pemerintah Provinsi Banten telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,1 miliar untuk melanjutkan kerja sama dengan Perum DAMRI sebagai operator bus pada tahun 2026. Skema kerja sama yang disepakati adalah Buy The Service (BTS). “Jadi semua biaya operasional busnya kita bayar ke penyedia,” kata Tri. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *