LEEDS – Arsenal mengakhiri puasa kemenangan di Premier League dengan mengalahkan tuan rumah Leeds United. Bermain di Elland Road, Sabtu (31/1) malam WIB, The Gunners menak telak 4-0.
Tim pemuncak klasemen itu sempat agak kesulitan di awal, tapi gol Martin Zubimendi yang berawal dari situasi korner membuka jalan. Lalu Gol bunuh diri kiper Leeds Karl Darlow pada menit ke-38 memberikan Arsenal keunggulan 2-0 saat turun minum.
Di babak kedua, Arsenal menambah dua gol. Masing-masing dari sambaran Viktor Gyokeres dan sepakan Gabriel Jesus. Pasukan Mikel Arteta kini memimpin klasemen Liga Inggris dengan 53 poin.
Penampilan dan hasil di markas Leeds menjawab keraguan yang sempat diarahkan ke Arsenal. Mereka sebelumnya tanpa kemenangan di tiga pertandingan beruntun (2 imbang, 1 kalah), yang pada prosesnya memunculkan anggapan belum benar-benar siap bertarung di persaingan juara.
Bagi Arteta, penampilan timnya menjawab keraguan berbagai kalangan. “Sangat, sangat senang tentunya. Penampilan yang sangat impresif, hasil yang sangat impresif, dan dalam konteks yang telah kami capai. Saat Anda menghadapi kesulitan yang ada seperti di laga ini dan lawan yang kami hadapi, dengan performa mereka belakangan dan gaya bermain mereka saat ini serta energi yang dibawa oleh stadion, lalu fakta bahwa tiga hasil terakhir kami yang tidak sesuai harapan di liga, kami benar-benar ingin menunjukkan betapa kami menginginkan kemenangan, dan saya pikir kami telah melakukannya,” kata Arteta di situs klub.
Ia mengatakan mentalitas timnya juga bagus. “Mentalitas tim bagus dan bermain dengan tingkat kesenangan seperti itu terkait posisi kami saat ini, dan kemudian dengan keyakinan untuk percaya pada apa yang kami lakukan dan seberapa bagus kami, dan bahwa kami bisa mengalahkan lawan mana pun, dan kami pastinya telah melakukannya. Tetapi Anda juga harus menunjukkan kualitas di liga ini untuk melakukannya dan itu terlihat jelas dari berbagai pemain,” kata Arteta di situs klub.
Namun, ada kabar kurang menyenangkan bagi Arsenal, yaitu cedera yang menimpa Bukayo Saka. Pemain muda ini mengalami masalah otot saat pemanasan sebelum pertandingan dimulai, memaksa Arteta untuk memasukkan Noni Madueke sebagai penggantinya.
Arteta juga memberikan pujian kepada Madueke yang tampil impresif. “Noni siap menghadapi kesempatan ini dan memberikan dampak positif bagi tim,” tambah Arteta.
Dengan kemenangan ini, Arsenal menunjukkan daya juang dan kualitas yang solid, terutama dalam aspek pertahanan. Mereka berhasil membatasi Leeds hanya dengan tiga tembakan dan xG yang rendah, menunjukkan bahwa The Gunners kembali menemukan kekokohan defensif mereka.
Pemain Arsenal Declan Rice senang melihat penampilan tim di laga itu. Kini Arsenal setidaknya bisa bernapas sejenak dari buruan dua rivalnya itu.
“Kami tahu betapa pentingnya kemenangan ini setelah tiga performa buruk sebelum ini. Kemenangan 4-0 ini sangat penting bagi kami. Kami cuma bisa mengontrol apa yang kami bisa kontrol dan kami harus terus menang serta melaju. Kita tunggu saja seperti apa hasilnya,” ujar Rice seperti dikutip BBC Sport.
Gabriel Jesus pun masih menjaga kesempurnaannya; tak pernah kalah jika bikin gol. Jesus harus puas memulai laga dari bangku Cadangan. Ia masuk menggantikan Viktor Gyokeres.
Ini melegakan bagi Jesus yang sempat membuat dua peluang tapi terbuang sia-sia. Jesus pun sudah bikin empat gol dan satu assist dari 15 penampilan musim ini. Gol ke gawang Leeds adalah yang ketiga dalam 10 hari terakhir.
Jesus sudah menjaga rekor itu selama 64 pertandingan Premier League, rinciannya 59 kemenangan dan lima imbang! Selama berkarier di Liga Inggris, Jesus sudah bikin 78 gol dan 45 assist dari 238 laga.
Manajer Leeds United, Daniel Farke mengaku bisa menerima hasil ini karena ia menilai Leeds masih kalah secara kualitas dari Meriam London. “Arsenal berada di puncak klasemen karena suatu alasan, mereka pantas memenangkan pertandingan ini. Di luar permainan, mereka tidak memiliki banyak peluang di babak pertama. Kami terlalu banyak memberikan bola mati. Jika Anda kebobolan dua gol saat menghadapi mereka seperti ini, itu akan menjadi sore yang panjang. Tidak perlu mencetak gol bunuh diri,” ujar Farke kepada BBC Match of the Day.
Meski demikian, Farke berharap timnya bisa melupakan kekalahan ini dan segera mengalihkan fokus pada laga berikutnya. “Jika Anda memiliki Gyokeres dan Jesus, mereka mampu menghukum Anda dan itu terjadi di laga ini. Kualitas permainan mereka terlalu bagus dan kita harus menerimanya. Ini selalu menjadi pertandingan yang sulit. Mereka telah menunjukkan kualitas mereka. Kita akan segera melupakan pertandingan ini dan berkonsentrasi pada tugas-tugas yang akan datang,” tandas Farke.***
