Momen di mana Kai Havertz mencetak gol ke gawang Burnley dengan sundulan.
LONDON – Arsenal mengalahkan Burnley 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di Emirates Stadium, Selasa (19/5) dini hari WIB. Gol kemenangan Arsenal dicetak oleh Kai Havertz pada babak pertama.
Hasil ini membuat Arsenal makin dekat dengan gelar juara Premier League. Arsenal di puncak klasemen dengan 82 poin dari 37 laga.
Arsenal menguasai laga dengan 62 persen penguasaan bola dengan Burnley yang hanya 38 persen. Mereka juga bisa melepas 13 tembakan sepanjang 90 menit. Namun dari 13 tembakan yang dilepas Arsenal hanya dua yang mengarah ke gawang. Hal ini menunjukkan Arsenal tampil tak efektif di depan gawang.
Arsenal memang seret gol dalam sejumlah laga terakhir. Dalam 10 laga terakhir, Arsenal cuma bisa sekali mencetak lebih dari satu gol di sebuah pertandingan. Satu-satu pertandingan saat Arsenal mampu bikin lebih dari satu gol di 10 teranyarnya adalah saat menang 3-0 atas Fulham.
Meski timnya seret gol, Manajer Arsenal, Mikel Arteta tak risau. Ia menilai The Gunners hanya kurang beruntung tak bisa bikin lebih dari satu gol ke gawang Burnley.
“Saya sangat senang dengan performa dan hasilnya. Di babak pertama, saya rasa kami memainkan sepak bola terbaik yang pernah kami mainkan musim ini. Seharusnya selisih golnya lebih besar, tetapi kami tidak berhasil, dan kami telah menunjukkan apa yang telah kami tunjukkan sepanjang musim, bahwa ketika kami perlu bertahan dan melewati pertandingan, kami dapat melakukannya dengan efisien,” ujar Arteta dikutip dari BBC.
Salah satu momen yang bikin Arsenal khawatir adalah pelanggaran Havertz ke Lesley Ugochukwu pada menit ke-67. Kakinya terangkat saat melakukan tekel sehingga pul sepatunya menerjang betis gelandang Burnley tersebut.
VAR meninjau insiden ini untuk meninjau kemungkinan kartu merah. Namun pada prosesnya keputusan wasit tak diubah sehingga Havertz tetap dikenai kartu kuning.
Hal itu sempat membuat Arteta tegang. “Well, saya pastinya khawatir ketika mereka mengeceknya. Ketika saya melihat ke bangku cadangan mereka bilang itu bukan kartu merah, tapi saya belum melihat ke aksinya,” kata Arteta dikutip Sky Sports.
Arsenal punmenutup laga kandangnya musim ini dengan kemenangan. Arsenal terus menjaga asa untuk mengakhiri puasa gelar Premier League yang sudah berlangsung 22 tahun. Lantas Arteta kini menanti kehadiran Gooners di Selhurst Park dan Budapest melawan Paris Saint-Germain di final Liga Champions, Sabtu (30/5) malam WIB.
“Seperti inilah jiwa dari klub sepakbola dan setiap orang dari Anda berkontribusi untuk itu. Pastikan bahwa setiap kali Anda datang ke stadion ini, Anda bertanggung jawab untuk menjaga standar kami karena itu membuat perbedaan besar bagi semua pemain. Sampai jumpa lagi di Selhurst Park dan tentu saja di Budapest juga,” kata Arteta.
Declan Rice meminta seluruh anggota tim untuk tidak terlena. Ia juga tak senang dengan sikap fans yang melewati batas sebelum kepastian juara diraih. Laga terakhir Arsenal bertandang ke markas Crystal Palace akhir pekan ini yang bisa menjadi penentu gelar juara.
“Jangan terlena dan bicara seperti itu. Ya Tuhan. Saya tahu bagaimana sepakbola bekerja. Ada pertandingan besok, apa pun bisa terjadi di sana. Kami tidak boleh terlalu percaya diri. Saya sudah terlalu lama bermain di Premier League untuk tahu bahwa banyak hal bisa terjadi. Satu-satunya hal yang bisa kami kendalikan adalah diri sendiri, turun ke lapangan pada hari Minggu dan memenangkan pertandingan,” kata Rice kepada BBC
Manajer interim Burnley, Michael Jackson mengaku puas dengan performa para pemainnya yang ia nilai berhasil mengimbangi permainan The Gunners.
“Dalam dua pertandingan terakhir, penampilan mereka positif. Kami tahu tantangan yang kami hadapi. Banyak orang mungkin berpikir kami akan menyerah setelah apa yang terjadi dengan degradasi dan menuduh para pemain tidak berusaha, jadi saya sangat puas dengan penampilan kami malam ini dan juga pertandingan terakhir untuk menunjukkan kemampuan mereka yang sebenarnya,” ujar Jackson kepada BBC Sport.
Ia juga menilai Arsenal punya performa yang bagus. “Kemampuan yang mereka miliki dan tunjukkan, itu harus menjadi standar minimum bagi mereka. Di level ini, mereka bisa melakukannya dan mereka telah menunjukkannya malam ini, mereka menunjukkannya saat melawan Villa. Kami kalah, dan keputusan yang menurut saya bukan yang terbaik, tetapi saya sangat senang dengan tim ini,” ujarnya.***
