Arsenal Kalahkan Chelsea dalam Laga yang Ketat

Selebrasi pemain Arsenal saat mengalahkan Chelsea.

LONDON – Arsenal berhasil menumbangkan Chelsea dengan skor 3-2 dalam leg pertama semifinal Carabao Cup di Stamfrod Bridge, Kamis (15/1) dini hari WIB. Laga berlangsung ketat.

Arsenal lebih dahulu memimpin 2-0 lewat gol Ben White dan Viktor Gyokeres. Chelsea memperkecil menjadi 1-2 melalui Alejandro Garnacho. Lantas Martin Zubimendi kemudian mencetak gol untuk membawa Arsenal memimpin 3-1. Arsenal pada akhirnya cuma menang 3-2 setelah gawang Kepa Arrizabalaga lagi-lagi dibobol Garnacho.

Arsenal gantian menjamu Chelsea di leg kedua, Rabu (4/2) dini hari WIB. Skor saat ini tentu membuat pasukan Mikel Arteta harus waspada.

Arteta memuji semua pencetak gol timnya.  White mencetak gol lewat sundulan sebelum memberikan assist kepada Gyokeres dengan umpan silang, dengan Arteta mengungkapkan bahwa ia tidak terkejut dengan penampilan bek sayapnya tersebut setelah mencetak gol pertamanya musim ini.

“Saya pikir kami semua membutuhkan setiap orang berada di performa terbaik ketika kami membutuhkannya, dan Ben tentu saja tampil luar biasa malam ini. Sekali lagi, saya sudah terbiasa dengan hal itu karena dia selalu melakukannya setiap kali bersama kami, tetapi saya rasa secara individu kami memiliki beberapa penampilan besar malam ini,” kata Arteta, dikutip dari laman resmi Arsenal.

Untuk Gyokeres, striker asal Swedia itu mencetak gol kedelapannya untuk The Gunners di Stamford Bridge. Arteta mengatakan pada pertandingan itu Gyokeres menjalani pertandingan yang hebat.

“Saya pikir dia menjalani pertandingan yang hebat, dia menjadi ancaman nyata sepanjang waktu, benar-benar mendukung tim dengan cara yang memang kami butuhkan hari ini. Dia mencetak gol dan sebenarnya bisa saja mencetak satu gol lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Arteta menyebut gol ketiga yang dicetak Zubimendi menunjukkan kualitas yang dimiliki gelandang asal Spanyol tersebut. Golnya di kandang Chelsea adalah gol keempatnya musim ini.

“Ketenangan yang ditunjukkan Zubi, sekali lagi, di dalam dan sekitar kotak penalti, dia tampil kelas atas, dan itu adalah gol yang sangat penting bagi kami,”  kata  manajer asal Spanyol itu.

Arsenal secara statistik kalah penguasaan bola dari Chelsea dengan 42 persen berbanding 58 persen. Chelsea juga cukup oke di babak kedua dengan tiga tembakan ke gawang menghasilkan dua gol.

“Kami tidak bermain dengan baik di babak kedua. Kami membiarkan mereka memberi lebih banyak tekanan. Itulah mengapa kami kebobolan. Tidak sesuai standar kami. Babak kedua agak mengecewakan, tetapi tetap sebuah kemenangan,” kata Ben White kepada Sky Sports.

Sementara manajer Chelsea Liam Rosenior enggan menyalahkan timnya. Laga berjalan ketat. Ada kesalahan Robert Sanchez yang tidak lengket tangkapannya, sehingga bola jatuh ke Gyokeres dan jadi gol.

“Saya senang dengan komitmen para pemain. Mereka memberikan segalanya, apalagi dengan penampilan di babak kedua. Saya tidak akan menyalahkan pemain. Lagipula, kami sedang pincang dan para pemain sudah berjuang keras di lapangan,”  ujar Rosenior dilansir dari Sky Sports.

Alejandro Garnacho menilai timnya masih berpeluang besar ke final Piala Liga. Ia menilai The Blues masih punya peluang karena hanya kalah satu gol, sehingga apa pun masih bisa terjadi pada leg kedua yang digelar di Stadion Emirates nanti.

“Setiap penyerang ingin mencetak gol, tetapi tugas saya adalah mencoba membantu tim. Saya mencoba di laga ini, dan itu belum cukup, tetapi ini belum berakhir. Pertandingannya masih terbuka, hanya selisih satu gol. Kami tahu betapa sulitnya bermain di Emirates, tetapi kami tahu tim yang kami miliki, dan kami tahu apa yang bisa kami lakukan. Kami harus pergi ke sana dan memberikan segalanya,”  kata Garnacho, dikutip dari laman  klub.

Mantan pemain Manchester United (MU) tampil bagus setelah dimainkan pada menit ke-53 menggantikan Marc Guiu. Ia hanya membutuhkan empat menit untuk mencatatkan namanya di papan skor saat memanfaatkan umpan Pedro Neto.

Garnacho kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-83 untuk memperkecil skor menjadi 2-3 melalui tendangan voli yang membobol gawang Kepa Arrizabalaga.

“Para pemain di bangku cadangan sama pentingnya dengan para pemain di starting XI, dan saya hanya mencoba melakukan yang terbaik. Saya pikir kami masih berada dalam persaingan, dan kami akan mencoba segalanya. Saya di sini untuk mencoba melakukan yang terbaik,” tandas Garnacho.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *