FOTO: Ilustrasi Kecelakaan
NEW DELHI(LB)-Sebuah bus yang penuh sesak membawa puluhan peziarah Buddha jatuh ke jurang di Sri Lanka. Kecelakaan ini menewaskan sedikitnya 21 orang dan mel8ukai 24 orang.
“Dua puluh satu orang meninggal dan kami sedang mencoba mengidentifikasi para korban,” kata Wakil Menteri Transportasi Sri Lanka Prasanna Gunasena, dilansir AFP, Minggu (11/5).
Gunasena mengatakan korban luka dilarikan ke dua rumah sakit terdekat. Menurutnya, jumlah korban bisa saja lebih tinggi jika warga setempat tidak membantu mengeluarkan korban dari reruntuhan dan membawa mereka ke rumah sakit.
Kepolisian setempat menyebut bus milik negara itu membawa sekitar 70 penumpang — sekitar 20 orang lebih banyak dari kapasitasnya. Bus itu melalui wilayah perbukitan tengah Kotmale ketika pengemudi kehilangan kendali dan keluar jalur.
“Kami mencoba memastikan apakah itu kerusakan mekanis atau pengemudi tertidur saat mengemudi,” kata seorang pejabat polisi setempat.
Polisi mengatakan 24 orang dirawat di dua rumah sakit terdekat.
Sementara itu, seorang korban selamat mengatakan bahwa ia berada di bagian depan bus dan beruntung dapat selamat meski mengalami luka ringan.
“Bus miring ke sisi kiri dan saat pengemudi berbelok, ia kehilangan kendali dan jatuh ke jurang,” kata pria yang tidak disebutkan namanya.
Bus tersebut sedang dalam perjalanan dari kota Kataragama di ujung selatan pulau tersebut menuju pusat kota Kurunegala, yang berjarak sekitar 250 kilometer.
Untuk diketahui, jalan berliku di Sri Lanka termasuk yang paling berbahaya di dunia, dan kecelakaan pada hari Minggu itu termasuk yang paling mematikan yang tercatat di Sri Lanka dalam beberapa dekade.
Atap dan panel samping bus terpotong, serta lebih dari separuh kursi terlepas dari lantai kendaraan, yang menyebabkan roda-rodanya jatuh ke perkebunan teh. tom
