JAKARTA(LB)— Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mendorong kaum buruh terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja, namun tetap menjaga kondusivitas dan iklim investasi nasional.
Hal itu disampaikan Kapolri saat meresmikan Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar Buruh Indonesia di Jakarta, Jumat (24/7).
Kapolri mengapresiasi terbentuknya sekretariat bersama sebagai wadah penyatuan perjuangan buruh.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh konfederasi yang tergabung. Perjuangan untuk hak-hak buruh dan kesejahteraan pekerja harus terus dilakukan. Di sisi lain kita juga harus menjaga agar iklim investasi tetap kondusif,” ujar Jenderal Sigit.
Menurutnya, keseimbangan antara perlindungan pekerja dan daya tarik investasi penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi serta keberlanjutan pembangunan nasional.
Kapolri menyebut perjuangan buruh merupakan bagian dari pengawalan program pemerintah, khususnya terkait hilirisasi industri, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing Indonesia.
“Bapak Presiden punya banyak program yang harus kita kawal bersama. Perjuangan teman-teman buruh menjadi bagian untuk mendorong hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan membuat Indonesia berdaya saing dengan negara lain,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan situasi global saat ini penuh ketidakpastian. Karena itu seluruh elemen bangsa diminta bersatu dan memperkuat kolaborasi agar Indonesia tetap tangguh menghadapi tekanan eksternal.
“Kita sedang menghadapi eskalasi global. Dengan bersatu dan berjuang bersama, Indonesia bisa melampaui semua potensi tekanan dan terus tumbuh,” kata Kapolri.
Dalam kesempatan tersebut Kapolri meminta Desk Ketenagakerjaan Polri terus memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat, khususnya dalam merespons keluhan dan persoalan ketenagakerjaan.
“Berikan pelayanan yang lebih optimal. Apa yang dikeluhkan, dilaporkan, dan perlu dimediasi harus bisa diselesaikan dengan baik,” tegasnya.
Kapolri juga mengajak seluruh elemen buruh menjaga situasi aman dan kondusif. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor kunci keberlangsungan aktivitas ekonomi dan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Peresmian sekretariat bersama ini dihadiri perwakilan konfederasi buruh dari berbagai daerah.
