Ribuan Ikan Mati  di Saluran Irigasi, DLH Kirim Petugas Ambil Sampel Air

Warga Kelurahan Karawang Wetan dibuat geger lantaran ribuan ikan mati mengambang di saluran irigasi Tanggul Johar.

KARAWANG (LB)- Warga Kelurahan Karawang Wetan, Kabupaten Karawang dibuat geger lantaran ribuan Ikan mati mengambang di saluran irigasi Tanggul Johar. Masyarakat menduga banyak ikan mati karena ada perusahaan yang membuang limbah ke sungai irigasi.

Namun menurut petugas PJT (Perum Jasa Tirta) disebabkan debit air sungai irigasi naik turun membuat ikan mabuk dan mati.

Berdasarkan pemantauan, ribuan ikan ditemukan mati mengambang di sungai irigasi Tanggul Johar, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan  Karawang Timur, Karawang. Banyaknya ikan mati menarik perhatian pengguna jalan yang baru memulai aktivitas pagi hari hingga mereka sempat berhenti melihat ikan mati mengambang.

Ribuan ekor ikan terlihat mati mengambang disepanjang saluran irigasi. Jenis ikan seperti ikan tawes, baung dan jenis ikan air tawar lainnya mengambang dan berkumpul pinggiran saluran irigasi.

Masyarakat terlihat mengambil ikan dan menaruhnya di pinggiran irigasi.

Menurut seorang saksi mata, Ujang, warga Guro, Kelurahan Karawang Wetan mengatakan sudah melihat ikan mati mengambang sejak Senin ( 1/6) malam.

Namun hingga Selasa (2/6) ikan yang mati bertambah hingga ribuan ekor. “Sejak kemarin malam ikan terlihat mati mengambang. Jumlahnya terus bertambah sampai pagi ini,” kata Ujang, Selasa (2/6).

Ujang mengatakan secara persis penyebab kematian ikan belum diketahui. Namun banyak warga sudah menduga penyebab matinya ikan karena pencemaran limbah. Dugaan adanya perusahaan yang membuang limbah pada malam hari.

“Penyebab pastinya kita belum tahu. Tapi berdasarkan kejadian sebelumnya ada aja perusahaan yang membuang limbah,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang, Asep Suryana mengatakan sudah mendapat laporan banyaknya ikan mati di saluran irigasi Tanggul Johar.

Berdasarkan laporan itu dia menugaskan petugas DLH Karawang turun ke lokasi dan mengambil sample air. “Beberapa petugas kami sudah meluncur ke lokasi dan mengambil sample air dan juga ikan yang mati. Kami belum tahu penyebabnya dan masih kami selidiki,” kata Asep Suryana. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *