Manchester City Siap Bangkit Musim Depan

Erling Haaland berupaya melewati hadangan pemain Bournemouth.

BOURNEMOUTH Manchester City tertahan oleh Bournemouth 1-1. The Citizens harus merelakan gelar Liga Inggris musim ini jatuh ke tangan Arsenal.  Namun Manchester City bertekad bangkit musim depan.

Pada laga lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di Vitality Stadium, Rabu (20/5) dinihari WIB, Bournemouth memimpin di menit ke-39 lewat gol Junior Kroupi. The Citizens baru bisa membalas gol ini di menit ke-90+5 lewat Erling Haaland.

Poin Man City kini 78 angka. Mereka dipastikan takkan bisa mengejar Arsenal di puncak dengan selisih empat poin. Hal ini karena Liga Inggris hanya menyisakan satu laga lagi.

Sementara untuk Bournemouth, mereka memelihara asa ke Liga Champions. The Cherries berada di peringkat keenam dengan 56 poin berjarak tiga angka dari Liverpool di posisi kelima.

Manajer The Citizens Pep Guardiola memberi selamat kepada The Gunners. Baginya, ini jadi kali pertama dia merasakan rentetan negatif itu. Dengan berbesar hati, Guardiola memberikan apresiasi kepada Arsenal dan manajer Mikel Arteta atas gelar juara liga pertamanya dalam 22 tahun.

“Para pemain sudah tampil maksimal sepanjang musim ini, menghadapi segala kesulitan sampai akhir. Kami nyaris juara. Atas nama Man City, selamat untuk Arsenal, Mikel, dan seluruh staf pelatih atas gelar Premier League yang mereka pantas dapatkan. Dia sudah berusaha keras dan banyak berkorban. Selamat untuk dia,” ujar Guardiola seperti dikutip BBC Sport.

Guardiola juga mendapatkan pertanyaan terkait masa depannya di Etihad Stadium. Belum lama ini beredar kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri setelah laga terakhir City musim ini kontra Aston Villa.

“Izinkan saya berbicara dengan chairman klub dulu. Saya masih memiliki kontrak satu tahun lagi. Setelah musim berakhir, kami selalu membicarakannya. Saya tidak pernah berbicara dengan siapa pun. Pertama-tama, saya berbicara dengan chairman klub dan atasan saya,” ujar Guardiola kepada BBC Match of the Day.

Pilar Man City, Bernardo Silva, jelas kecewa timnya gagal meraih juara. Apalagi, Man City berjuang untuk terus bersaing dengan Arsenal dalam perburuan gelar hingga hampir pekan terakhir.

“Kekecewaan. Kami tahu ini adalah gelar utama musim ini karena ini yang terpanjang. Ini adalah gelar yang paling banyak Anda perjuangkan. Kami telah berjuang sampai akhir. Bangga dengan para pemain, tetapi itu tidak cukup di level ini,” ujar Bernardo dikutip dari BBC.

Gelandang asal Portugal ini berharap kegagalan ini bisa jadi pelajaran berharga untuk skuad Man City menyongsong musim depan. Ia yakin Man City bakal lebih kuat di musim depan.

“Saya berharap untuk musim depan mereka dapat memiliki perasaan ini, bukan penyesalan, tetapi sedikit sesuatu di dalam diri mereka yang membuat mereka melangkah lebih jauh. Mereka memiliki kualitas dan potensi,” jelasnya.

Sementara bagi Bournemouth, hasil ini tetap menjadi momen bersejarah karena mereka masih berpeluang merebut tiket Liga Champions pada pekan terakhir. Ini adalah pencapaian yang bahkan tidak terbayangkan oleh siapa pun saat musim dimulai.

Manajer The Cherries, Andoni Iraola mengakui hal itu dengan terus terang saat berbicara kepada wartawan seusai laga. “Di awal musim, Anda tidak membayangkan ini semua. Ini sungguh luar biasa, dan kami punya kesempatan untuk bersaing memperebutkan tiket Liga Champions di laga terakhir. Kami benar-benar layak mendapatkannya, terutama melihat cara kami bermain  di laga ini,” kata Iraola kepada Sky Sports.

Iraola menegaskan bahwa hasil imbang ini tidak mengurangi kepuasannya sedikit pun atas penampilan timnya. Baginya, cara Bournemouth bermain jauh lebih penting dari sekadar poin.

“Saya sangat menikmati cara kami bermain dan mentalitas yang kami tunjukkan. Kami punya peluang bagus untuk mencetak gol kedua dan kami memang ingin menang, tapi saya tetap sangat menikmatinya,” kata Iraola.

Para wartawan juga penasaran apakah dirinya mengharapkan tanda terima kasih khusus dari Mikel Arteta atas ‘bantuan gratis’ yang meloloskan Arsenal jadi juara.  

“Wah, kalau itu (hadiah) tentu akan sangat luar biasa. Saya memang belum sempat memeriksa ponsel, tapi saya rasa minimal saya berhak mendapatkan satu pesan ucapan terima kasih atau sesuatu yang mirip dengan itu,”  kata juru taktik asal Spanyol itu dengan sangat jenaka.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *